Dividen Jumbo dan Laba Naik 46%, Saham Tambang Grup MIND ID Beri Sinyal Tawarkan 'Cuan'
JAKARTA, Investortrust.id - BUMN holding pertambangan, MIND ID diproyeksi akan terus mendapat apresiasi investor positif dengan memberikan cuan seiring kuatnya fondasi kinerja operasional dan keuangan.
Adapun, sederet emiten di bawah MIND ID, antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) kompak mencatatkan kinerja positif di tengah krisis geopolitik, eskalasi perang dagang, dan fluktuasi harga komoditas. MIND ID membukukan laba bersih Rp 40,2 triliun dalam laporan keuangan tahun buku 2024 atau meningkat 46% dibandingkan 2023 sejalan dengan besarnya dividen.
Baca Juga
MIND ID Rombak Susunan Direksi & Komisaris Antam (ANTM), Pius Lustrilanang Jadi Komisaris
Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, emiten-emiten di bawah holding pertambangan MIND ID cukup prospektif ke depan. Prospek itu setidaknya tercermin dari kinerja saham emiten tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
"Saat ini sudah terjadi kenaikan harga saham TINS, INCO, ANTM, maupun PTBA yang sudah ter-price-in dari berbagai dinamika sentimen positif yang terjadi sebelumnya. Termasuk adanya prospek emiten di bawah MIND ID ke depan," katanya dalam keterangannya, Senin (16/6/2025).
Menurutnya, emiten-emiten Grup MIND ID cukup fokus dalam meningkatkan sinergi guna menjalankan strategi bisnis yang diharapkan oleh pemerintah agar dapat lebih efektif.
Selain itu, Grup MIND ID termasuk empat emiten di bawahnya terus mendorong upaya hilirisasi komoditas pertambangan yang didorong pemerintah. Hal tersebut berdampak pada penciptaan nilai tambah yang berujung pada pertumbuhan ekonomi nasional. "Itu tujuannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan keekonomian bangsa. Apalagi emiten BUMN sudah membagikan dividen bernilai jumbo," tuturnya.
Dividen
ANTM menebar dividen sebesar Rp 3,6 triliun atau Rp 151,77 per saham. Nilai tersebut 100% dari raupan laba. PTBA juga menebar dividen Rp 3,82 triliun atau Rp 332,26 per saham. Nilai dividen PTBA mencapai 75% dari laba 2024.
Kemudian, TINS menebar dividen Rp 474,65 miliar atau Rp 63,73 per saham, sekitar 40% dari laba tahun buku 2024. Begitu pun, terakhir, INCO bakal tebar dividen final sebesar US$ 34,65 juta atau setara US$ 0,00329 per saham. Dividen tersebut, kata dia, turut disalurkan ke Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Secara keseluruhan, MIND ID membukukan laba bersih Rp 40,2 triliun dalam laporan keuangan tahun buku 2024 yang telah diaudit. Laba itu meningkat 46% dibandingkan 2023.
Baca Juga
Wakil Ketua Umum Kadin Carmelita Hartoto Ditunjuk Jadi Komisaris MIND ID
Sementara itu, Director PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada menilai bahwa prospek saham-saham yang berada di bawah MIND ID akan tergantung pada arah kebijakan holding dalam mengembangkan dan mengutilisasi perusahaan di bawah naungannya.
Dia mengatakan, kinerja perusahaan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan pendapatan maupun laba, tetapi juga upaya melakukan operasional secara efisien dan efektif sehingga dicapai hasil yang optimal serta memberikan kontribusi positif bagi MIND ID. "Tentunya perkembangan dinamika pasar ke depannya dan pengelolaan operasional ke yang lebih baik ke depannya dapat memberikan kinerja yang jauh lebih positif," tuturnya.
Dia menyebut koordinasi dengan sejumlah pihak agar kegiatan operasional dapat dilakukan MIND ID sehingga improvement kinerja dapat tercapai sesuai target yang ditetapkan.

