IHSG Sesi I Turun Tipis, Dua Saham Dipimpin JATI justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (12/6/2025), ditutup melemah tipis 11,49 poin (0,16%) menjadi 7.210. Pergerakan dalam rentang 7.192-7.237 dengan nilai transaksi Rp 7,24 triliun.
Penurunan dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 1,15%, sektor infrastruktur 0,57%, sektor consumer non primer 0,41%, sektor material dasar 0,27%, dan sektor keuangan 0,13%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer, property, energi, dan transportasi.
Baca Juga
Gandeng Green SM, Pelanggan Bisa Pesan Taksi Listrik di Gojek (GOTO)
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) atau Jatis Mobile naik 34,58% menjadi Rp 144 dan PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) naik 34,48% menjadi Rp 78.
Kenaikan pesat juga melanda saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik 22,89% menjadi Rp 102, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) naik 22,06% menjadi Rp 166, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melesat 19,29% menjadi Rp 835, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 20,53% menjadi Rp 910.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham MPXL turun 14,81% menjadi Rp 138, KOPI turun 14,81% menjadi Rp 580, LCKM turun 10,77% menjadi Rp 232,PGAS turun 9,81% menjadi Rp 1.700, dan BAIK turun 9,72% menjadi Rp 130.
IHSG kemarin ditutup turun sebanyak 8,28 poin (0,11%) menjadi 7.222, sebaliknya investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 79,04 miliar. Didominasi saham BRMS, TLKM, dan BKSL.
Baca Juga
Pelemahan indeks tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas sektor saham yang justru melesat, seperti sektor material dasar naik 2%, sektor property 1%, sektor teknologi 1,07%, sektor energi 0,65%, dan sektor consumer non primer 0,61%. Penurunan hanya melanda saham sektor keuangan sebanyak 0,30%.
Meski IHSG turun, empat saham berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) naik 34,72% menjadi Rp 260, PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 25% menjadi Rp 1.000, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 24,79% menjadi Rp 755, dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,77% menjadi Rp 680.

