IHSG Sesi I Terkoreksi Tipis, Namun Dua Saham Ini justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (9/10/2024), ditutup melemah sebanyak 9,96 poin (0,13%) menjadi 7.547,20. Padahal, awal transaksi sempat dibuka menguat.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer primer, sektor consumer non primer, sektor property, sektor teknologi, sektor energi, sektor material dasar, dan sektor kesehatan. Sebaliknya kenaikan tipis landa aham sektor keuangan dan infrastruktur.
Baca Juga
Meski IHSG ditutup melemah tipis, dua saham ini malah catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,82% menjadi Rp 3.520 dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,75% menjadi Rp 494.
Penguatan juga melanda saham PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) naik 23,93% menjadi Rp 145, PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) sebanyak 21,21% menjadi Rp 200, dan PT PP Presisi Tbk (PPRE) sebanyak 14,49% menjadi Rp 79.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN), dan PT Hero Supermarket Tbk (HERO).
Baca Juga
BEI Minta 8 Emiten Pailit Ini Gelar Buy Back Saham dan Voluntary Delisting
IHSG kemarin ditutup naik 53 poin (0,71%) menjadi 7.557,14. Namun pemodal asing masih merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 165,68 miliar terbanyak dicatatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 169,73 miliar, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Rp 127,60 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 66,20 miliar.
Penguatan IHSG kemarin didukung kenaikan saham sektor keuangan 1,39%, sektor property 1,13%, sektor infrastruktur 0,31%, sektor consumer primer 0,46%, dan sektor consumer non primer 0,20%. Sebaliknya penurunan terbanyak melanda saham sektor material dasar 1,77%, sektor energi 1,37%, sektor kesehatan 1,01%, sektor transportasi 0,97%, dan sektor industry 0,26%.
Grafik IHSG

