TBS Energi (TOBA) Bagi Dividen Tertinggi Sejak IPO, Segini Totalnya
JAKARTA, investortrust.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menetapkan besaran dividen yang akan dibagikan dari laba bersih 2024, yakni US$ 10 juta atau Rp 168,84 miliar (kurs jisdor 24 April 2025).
Jumlah tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 di Jakarta, Jumat (25/4/2025). Dalam rapat ini, para pemegang saham telah mengambil beberapa keputusan penting antara lain terkait persetujuan laporan keuangan, penggunaan laba bersih dan pembagian dividen, serta pengubahan susunan pengurus perseroan.
RUPST TBS telah menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Para pemegang saham juga menyepakati penggunaan laba bersih perseroan, termasuk pembagian dividen sebesar US$ 10 juta
“Tahun ini, perseroan menetapkan dividen tertinggi yang pernah dibagikan semenjak tercatat di bursa, sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan dan dukungan para pemegang saham,” terang Direktur Utama Dicky Yordan TBS Energi Utama secara tertulis.
Tahun lalu, emiten dari sektor energi tersebut membukukan lompatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 260,37%. Sehingga perseroan mencetak laba bersih US$ 28,47 juta pada 2024 dari US$ 7,90 juta pada tahun sebelumnya.
Lompatan laba tersebut terjadi saat pendapatan kontrak pelanggan menunjukkan penurunan dari US$ 501,26 juta menjadi US$ 445,64 juta.
Penopang utama kenaikan laba berasal dari penurunan beban pokok pendapatan TOBA dari US$ 437,43 juta menjadi US$ 364,54 juta. Alhasil laba bruto naik dari US$ 63,82 juta menjadi US$ 81,09 juta.
Baca Juga
TBS Energi (TOBA) Tuntaskan Divestasi PLTU Sekaligus AKuisisim Perusahaan Pengelolaan Limbah
Lompatan laba juga didukung penurunan beban umum dan administrasi dari US$ 51,58 juta menjadi US$ 45,36 juta. Sebaliknya pendapatan operasi lain naik dari US$ 53,46 juta menjadi US$ 60,93 juta.
Pada rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui sejumlah keputusan strategis lainnya. Direksi dengan persetujuan dewan komisaris, diberikan wewenang untuk menyesuaikan modal ditempatkan dan disetor terkait pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (MSOP/ESOP).
Selain itu, RUPST menyetujui penetapan honorarium dan tunjangan bagi jajaran dewan komisaris dan direksi, serta menunjuk akuntan publik dan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025.
“Keputusan-keputusan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik,” sambung Dicky.
Direksi pun menyampaikan keyakinannya terhadap arah positif yang ditempuh perseroan. Keputusan penting yang diambil dalam RUPST hari ini pun dipercaya semakin memperkuat landasan perusahaan untuk mencapai pertumbuhan bisnis, sejalan dengan strategi berkelanjutan TBS2030 dan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi semua pemangku kepentingan.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan para pemegang saham terhadap Perseroan,” tutupnya.

