BRI Danareksa: IHSG bisa Lanjutkan Koreksi Hari Ini, Tiga Saham Ini Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/4/2025), berpeluang lanjutkan pelemahan menuju support. Sedangkan rentang pergerakan hari ini diperkirakan 6.505-6.703.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa terbukanya peluang pelemahan ditunjukkan koreksi indeks sebanyak 0,32% menjadi 6.613 pada perdagangan kemarin. Selain itu dalam jangka panjang, indeks masih trend bearish.
Baca Juga
Bursa Eropa di Zona Hijau, FTSE 100 Inggris Catat Kenaikan 9 Hari Beruntun
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lomptan Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melesat 1,23%, indeks S&P500menguat 2,03%, dan Nasdaq melesat 2,74%. Penguatan juga melanda sejumlah pasar saham Eropa.
Di tengah pola pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli tiga saham berikut, yaitu saham MYOR dengan target harga Rp 2.500-2.550, AKRA dengan target harga Rp 1.320-1.370, dan SMRA dengan target harga Rp 430-436. Sebaliknya saham TPIA direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup dilanda profit taking dengan penurunan 20,9 poin (0,32%) menjadi 6.613. Investor asing juga melanjutkan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 514,65 miliar melanda saham BBCA, BBNI, dan FAPA.
Baca Juga
Pelemahan tersebut dipicu atas penruunan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer primer, sektor property, dan sektor keuangan. Sebaliknya saham sektor consumer non primer, industry, material dasar, dan kesehatan berhasil torehkan penguatan.
Penurunan tersebut juga dipicu atas koreksi sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BREN, TPIA, BBRI, dan BMRI. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan saham property yang dikendalikan Aguan, yaitu PANI dan CBDK.
Meski IHSG melemah, empat saham ini justru catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 34,65% menjadi Rp 171, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik 34,15% menjadi Rp 110, dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 24,88% menjadi Rp 1.355, dan PT PAM Mineral Tbk (NICL) naik 24,74% menjadi Rp 474.

