IHSG Sukses Ditutup Naik Tipis Jelang Akhir Pekan Ini Ditopang Sejumlah Saham Big Cap
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang akhir pekan ini, Jumat (10/4/2025), akhirnya berhasil ditutup naik tipis sebanyak 8,21 poin (0,13%) menjadi 6.266,23. Meski di awal transaksi sempat dibuka terjerembab lebih dari 100 poin.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan tersebut sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,23%, sektor energi 0,73%, sektor industry 0,29%, sektor kesehatan 0,71%, dan sektor transportasi 1,21%. Sebaliknya sektor saham lainnya ditutup melemah.
Baca Juga
BEI : 32 Calon Emiten Antre IPO Saham, 12 Di Antaranya Beraset Jumbo
Sedangkan lima saham dengan penguatan terpesat hingga akhir, yaitu saham sektor PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 21,05% menjadi Rp 69, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) naik 18,46% menjadi Rp 154, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) naik 18,10% menjadi Rp 685, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 16% menjadi Rp 348, dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik 19,02% menjadi Rp 1.815,
Penguatan juga didukung kenaikan sejumlah saham big cap, seperti saham-saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti BREN, CUAN, TPIA, PTRO, dan BRPT. Penguatan juga dikontribusikan saham bank, seperti BBCA, BMRI, BBNI, sebaliknya saham BBRI ditutup berbalik melemah usai cum dividen kemarin. Adapun saham dengan penurunan paling dalam sepanjang hari ini, yaitu FITT, DNAR, CSAP, SHIP, dan CSMI.
Baca Juga
Cetak Kenaikan Laba 14.6%, Jasuindo (JTPE) Usulkan Rasio Dividen sampai 70%
IHSG kemarin ditutup melonjak sebanyak 286,03 poin (4,79%) menjadi 6.254,02, meski demikian pemodal asing masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 751,60 miliar dengan penyumbang utama masih saham bank papan atas, seperti BMRI, BBNI, hingga BBCA.
Penguatan indeks ini ditopang kenaikan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar naik 7,03%, sektor consumer primer 6,11%, sektor energi 5,51%, sektor teknologi 5,03%, sektor infrastruktur 5,19%, dan sektor keuangan 3,39%.
Kenaikan tersebut juga didukung kenaikan harga saham empat bank besar, seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI. Penguatan juga didukung lompatan harga tiga saham yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti saham BREN, CUAN, dan PTRO.

