Cetak Kenaikan Laba 14.6%, Jasuindo (JTPE) Usulkan Rasio Dividen sampai 70%
JAKARTA, investortrust.id – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 14,6% menjadi Rp 237,97 miliar sepanjang 2024. Sebaliknya penjualan tahun turun tipis 7,8% (yoy) menjadi Rp 2,11 triliun.
Di tengah peningkatan laba ini, manajemen Jasuindo (JTPE) berencana mengusulkan rasio pembagian dividen (dividend payout ratio/DPR) sebesar 50-70% untuk tahun buku 2024. Perseroan juga menargetkan berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini.
“Keberhasilan kebijakan efisiensi perusahaan serta kuatnya permintaan atas solusi percetakan, baik untuk produk sekuriti dan komersial, mendorong kinerja perseroan bertumbuh tahun lalu,” jelas Direktur Utama Jasuindo Tiga Perkasa Allan Wibisono Oei, di Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Baca Juga
Penurunan kinerja topline emiten penyedia produk sekuriti digital dan percetakan sekuriti itu, bukan disebabkan berkurangnya volume penjualan. Melainkan karena penurunan harga jual, seiring normalisasi harga bahan baku utama, seperti chip. Mengingat, produk sekuriti digital yang disediakan perseroan meliputi identitas, pembayaran, perlindungan merek, serta percetakan komersial.
Meskipun terjadi penurunan penjualan, perseroan tetap mencatat pertumbuhan laba dua digit. Hal ini didorong langkah efisiensi yang diterapkan secara konsisten di seluruh lini bisnis, termasuk optimalisasi dana kas, pengelolaan modal kerja dan lindung nilai valuta asing.
“Kami juga melakukan strategi penjualan yang berfokus pada produk-produk dengan margin tinggi, yang turut memperkuat laba secara keseluruhan,” sambung Allan.
Penyumbang utama terhadap angka penjualan perusahaan datang dari segmen sekuritas, dengan kontribusi sebesar Rp 1,88 triliun sepanjang 2024. Hal ini disebut lumrah, karena segmen sekuritas meliputi produk kartu identitas dan kartu pembayaran, yang merupakan bukti penting di setiap elemen masyarakat.
Baca Juga
OJK: 21 Emiten Gelar Buyback Saham Tanpa RUPS dengan Nilai Jumbo
Perseroan melayani seluruh rangkaian produk identitas seperti kartu identitas (KTP), paspor, dan sebagainya sampai paspor yang diproduksi dengan teknologi canggih dan fitur keamanan tinggi. Sedangkan segmen non-sekuritas membukukan penjualan Rp 234,88 miliar pada 2024.
Di pasar domestik, JTPE mencatatkan total penjualan sebesar Rp 1,73 triliun. Selain melayani pasar domestik, JTPE juga melakukan ekspor produk komponen paspor ke berbagai negara di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Di pasar ekspor JTPE berhasil membukukan penjualan Rp 382,43 miliar pada 2024.
“Dengan layanan yang perusahaan miliki dan kebutuhan dari masyarakat yang akan terus berkembang untuk produk sekuriti digital dan percetakan sekuriti, JTPE optimistis masih akan memiliki prospek positif tahun ini,” ujar Allan.
Baca Juga
Bawa Pesan Penting soal AI, Jack Ma Kembali Muncul ke Publik
Oleh karena itu, perusahaan akan terus melanjutkan kinerja yang impresif dan menargetkan pertumbuhan kinerja hingga dua digit tahun ini. Sebagai informasi, perusahaan memiliki arus kas bebas (free cash flow) hingga Rp 251,6 miliar pada akhir 2024.
Oleh karena itu manajemen berencana mengusulkan dalam RUPS tahunan rasio pembagian dividen (dividend payout ratio/DPR) sebesar 50-70%.

