Dahsyat! IHSG Dibuka Terbang 5,07% Pagi Ini Ikut Irama Bursa Saham Dunia
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/4/2025), dibuka langsung terbang 302 poin (5,07%) menjadi 6.270. Penguatan sejalan dengan lompatan bursa saham dunia hari ini. Lompatan pembukaan ini tercatat yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
BEI juga mencatat seluruh sektor saham catatkan pengautan, tertinggi saham sektor material dasar dibuka melesat 6,15%, sektor teknologi 4,62%, sektor keuangan 4%.
Baca Juga
Intip Target Harga Terbaru Saham Merdeka Copper (MDKA) dan Merdeka Battery (MBMA)
PEnguatan tersebut juga sejalan dengan lompatan seluruh saham big cap, seperti saham BBCA, BREN, TPIA, DCII, BMRI, BBNI, hingga DSSA. Penguatan pesat juga melanda saham emiten konsi Aguan dengan Anthony Salim, yaitu PANI dan CBDK.
Lompatan pembukaan indeks yang sejalan dengan penguatan pesat bursa saham Asia pagi ini didukung keputusan Trump untuk menunda penerapan kebijakan tarif resiprokal hingga 90 hari ke depan.
Keputusan tersebut membuat indeks saham Wall Street semalam terbang, yaitu Dow Jones melesat 7,87%, begitu juga dengan S&P500 melesat 9,52%, dan lonjakan paling dahsyat dicetak indeks Nasdaq sebanyak 12,16%. Sebaliknya pasa Eropa ditutup melemah.
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan pelemahan sebanyak 28,15 poin (0,47%) menjadi 5.967,99 dan investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,09 triliun. Saham terbanyak dilepas asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 605,29 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 407,93 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 92,80 miliar.
Baca Juga
Emiten Pendatang Baru Ini Laporkan Lonjakan Laba 815% di 2024, Tertinggi Sepanjang Sejarah!
Pelemahan IHSG tersebut dipicu berlanjutnya koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,08%, sektor consumer primer 2,23%, sektor energi 1,46%, sektor teknologi 1,32%, sektor property 0,34%, dan sektor consumer non primer 0,25%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, kesehatan, keuangan, dan industry.
Meski IHSG melemah, tiga saham berikut justru berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 34,88% menjadi Rp 58, PT First Media Tbk (KBLV) melesat 34,83% menjadi Rp 120, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 25% menjadi Rp 3.950.

