Raup Laba Rp 507 Miliar di Semester I-2025, Mr DIY (MDIY) Sukses Jaga Profitabilitas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau dikenal dengan Mr DIY mencetak laba periode berjalan Rp 507 miliar hingga Juni 2025. Profitabilitas emiten ritel tersebut dinilai tetap solid, meski di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kondisi daya beli masyarakat saat ini.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian non-audit periode Juni 2025, MDIY membukukan pendapatan sebesar Rp 3,7 triliun. Pendapatan perseroan bertumbuh 16,5% year on year (yoy) pada semester I 2025.
Baca Juga
Meski Emiten Ritel Hadapi Tekanan Daya Beli, MDIY justru Berhasil Cetak Pertumbuhan Tertinggi
Pada saat yang sama, laba kotor MDIY naik 19,1% yoy menjadi Rp 2,1 triliun. Sementara itu, laba usaha masih tetap tumbuh 3% yoy menjadi Rp 770 miliar. Namun di sisi lain, laba periode berjalan terkontraksi 5% yoy menjadi Rp 507 miliar.
Terkait kinerja keuangan tersebut, Analis Mirae Asset Sekuritas Abyan Yuntoharjo mengungkapkan bahwa pelemahan laba tersebut masih tergolong manageable, apalagi penurunan tipis. “Pendapatan masih bisa tumbuh dobel digit di tengah kondisi daya beli konsumen yang menantang merupakan hal yang patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa MDIY memiliki resiliensi dan growth strategi yang tepat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjabarkan, jika strategi pertumbuhan MDIY ditopang oleh 4P yang tepat menyasar konsumen. “Produknya lengkap dan beragam, harga tergolong hemat (price to value), dan lokasi gerai tersebar di seluruh Indonesia, serta dekat dengan pelanggan. Empat hal tersebut sebagai kunci kinerja masih tumbuh terutama pendapatan” tambahnya.
Selain itu, Abyan mengatakan, MDIY dinilai mampu untuk menjaga marjin, karena beban pokok penjualan masih dapat dikelola dengan baik. Pos ini tumbuh lebih rendah, dibandingkan dengan pertumbuhan pendapatan, sehingga menghasilkan peningkatan marjin laba kotor sebesar 1,2 poin persentase yoy menjadi 55,9% di semester I 2025.
Baca Juga
Usai Listing Perdana Saham, MR DIY (MDIY) Bidik 1.000 Gerai Tahun 2025
Sementara dari sisi beban umum dan administrasi di luar depresiasi dan amortisasi yang bersifat non-kas mengalami kenaikan 25,6% yoy. Namun hal ini dinilai masih tergolong wajar oleh analis mengingat MDIY masih dalam mode pertumbuhan atau ekspansi.
Terkait semester I-2025, MDIY mencatatkan earnings before interest tax depreciation and amortization (EBITDA) sebesar Rp 1,2 triliun atau naik 14,8% yoy. Sementara marjin, EBITDA masih terjaga di level 32% untuk periode yang sama.
Berdasarkan dokumen paparan manajemen, MDIY telah membuka 128 gerai baru di sepanjang 2025. Dengan demikian total gerai milik mereka mencapai 1.089 toko yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah transaksi yang tercatat di sepanjang semester I-2025 mencapai 47,6 juta atau tumbuh 11,6% yoy.
Baca Juga
Hippindo Hadirkan Hari Ritel Modern Indonesia untuk Dongkrak Daya Beli Masyarakat
MDIY menargetkan untuk membuka lebih dari 270 toko tahun ini. Hal tersebut dinilai oleh analis masih akan menjadi katalis positif untuk pertumbuhan pendapatan MDIY di sisa tahun 2025.
Perseroan juga mencatatkan arus kas dari aktivitas operasi masih positif. Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi per akhir Juni 2025 mencapai Rp 533 miliar atau naik signifikan dibanding periode Juni 2024 yang mencapai Rp 200 miliar.
Selanjutnya, MDIY memiliki rasio utang (gearing ratio) yang tergolong rendah, yaitu di 0,4x. Rasio utang ini terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun dan bahkan lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2024 yang mencapai 0,5x.
“Arus kas operasional yang positif dan solid serta kondisi neraca yang sehat dengan gearing ratio rendah menunjukkan ruang ekspansi yang terbuka lebar. Dengan tetap fokus efisiensi beban dan biaya, saya optimis MDIY mampu menjaga atau bahkan meningkatkan profitabilitas di sisa tahun ini,” terang Abyan.

