Trump Tunda Implementasi Kenaikan Tarif hingga 90 Hari, Saatnya IHSG Melesat Hari Ini Ikuti Wall Street?
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/4/2025), berpotensi melesat setelah Trump menunda penerapan kebijakan tarif resiprokal hingga 90 hari ke depan.
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG masih berada dalam trend bearish untuk jangka panjang. Pemodal diminta untuk tetap mewaspadai penurunan, apabila indeks tidak mampu rebound ke atas level 6.000.
Baca Juga
Trump Tunda 90 Hari Pemberlakuan Tarif Baru, Ancam Tarif 125% untuk China
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones melesat 7,87%, begitu juga dengan S&P500 melesat 9,52%, dan lonjakan paling dahsyat dicetak indeks Nasdaq sebanyak 12,16%. Sebaliknya pasa Eropa ditutup melemah.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham JSMR dengan target harga Rp 3.980-4.180 dan JPFA dengan target harga Rp 2.010-2.080. Sebaliknya saham DEWA dan MAPI direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan pelemahan sebanyak 28,15 poin (0,47%) menjadi 5.967,99 dan investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,09 triliun. Saham terbanyak dilepas asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 605,29 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 407,93 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 92,80 miliar.
Baca Juga
China dan Uni Eropa Balas Tarif Trump, Pasar Eropa Anjlok 3,5%
Pelemahan IHSG tersebut dipicu berlanjutnya koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,08%, sektor consumer primer 2,23%, sektor energi 1,46%, sektor teknologi 1,32%, sektor property 0,34%, dan sektor consumer non primer 0,25%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, kesehatan, keuangan, dan industry.
Meski IHSG melemah, tiga saham berikut justru berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 34,88% menjadi Rp 58, PT First Media Tbk (KBLV) melesat 34,83% menjadi Rp 120, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 25% menjadi Rp 3.950.

