30% Penduduk di Korea Selatan Investasi Aset Kripto
JAKARTA, investortrust.id - Jumlah investor kripto di Korea Selatan (Korsel) telah melampaui angka 16 juta. menyusul kemenangan pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump November lalu.
Melansir Cointelegraph, Senin (31/3/2025) tercatat 16 juta orang memiliki akun bursa kripto dari total populasi 51,7 juta. Ini setara dengan lebih dari 30% populasi. Bahkan diprediksi jumlah pengguna kripto dapat mencapai 20 juta pada akhir tahun.
Semua data diambil dari lima bursa virtual domestik teratas di Korea Selatan yakni Upbit, Bithumb, Coinone, Korbit, dan Gopax. Individu dengan beberapa akun hanya dihitung satu kali.
Baca Juga
Setelah kemenangan Trump dalam Pemilu November lalu, jumlah pengguna kripto di Korsel melonjak lebih dari 600.000 menjadi 15,6 juta, yang secara kolektif memiliki aset kripto senilai 102,6 triliun won Korea Selatan.
Sementara itu, Depositori Efek Korea hanya menunjukkan 14,1 juta investor individu yang terdaftar di pasar saham pada Desember tahun lalu, menurut publikasi keuangan Korea Selatan, Maeil Business Newspaper.
Baca Juga
Pejabat publik Korea Selatan juga dilaporkan memiliki dan berinvestasi dalam kripto. Komisi Etika untuk Pejabat Pemerintah negara itu mengungkapkan pada 27 Maret bahwa 20% pejabat publik yang disurvei memiliki 14,4 miliar won dalam bentuk kripto, yang mewakili 411 dari 2.047 pejabat yang tunduk pada persyaratan pengungkapan negara untuk memiliki aset kripto.
Jumlah tertinggi yang diungkapkan adalah 1,76 miliar won milik Anggota Dewan Kota Seoul Kim Hye-young. Sementara itu, pada tanggal 26 Maret 2025, Unit Intelijen Keuangan Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan menerbitkan daftar 22 platform yang tidak terdaftar dan 17 yang diblokir dari Google Play store.

