Ketemu Sandiaga Uno, Timothy Ronald Ibaratkan Bitcoin Sebagai Aset Properti Digital
JAKARTA, investortrust.id - Salah satu investor kripto dan pengusaha muda Timothy Ronald mengatakan, Bitcoin lebih dari sekadar aset keuangan semata namun lebih cocok dikategorikan sebagai properti digital.
“Menurut saya itu salah dari penamaannya, karena kan orang selalu berbicara cryptocurrency, makanya orang selalu ke sana. Saya belajar ini, karena ada banyak konglomerat juga yang datang ke saya, akhirnya ketemu cara untuk menjelaskannya. Saya jelasinnya mungkin seperti kripto properti,” ujarnya, dalam sebuah podcast dengan Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dilansir, Kamis (27/3/2025).
Timothy menjelaskan, dalam menganalisis kripto sebagai aset investasi, maka akan dibagi dalam tiga kategori utama. Antara lain Bitcoin yang bisa dikategorikan sebagai properti; lalu Ethereum, Solana, dan BNB yang dikategorikan seperti equity, serta stablecoin seperti USDT dan USDC yang masuk kategori currency.
”Bitcoin ini jatuhnya di properti, karena tidak ada yang bikin. Ada grup yang disebut dengan Satoshi Nakamoto ini, tidak ada yang pernah tahu sampai sekarang. Itu kan unik ya, di zaman yang serba digital dan canggih sekali, tapi tidak ada yang pernah ketemu siapa yang bangun,” katanya.
Baca Juga
Kekayaannya Disebut Hasil Jualan Kelas Kripto, Ini Respons Blak-blakan Timothy Ronald
Ia mengibaratkan, aset kripto lain seperti Ethereum, Solana, dan BNB lebih mirip instrumen saham yang dikeluarkan venture capital, sebab ada pendiri dan tim pengembang di baliknya. Sementara stablecoin seperti USDT dan USDC lebih cocok disebut sebagai currency karena perannya yang dipatok terhadap dolar AS.
Lebih lanjut, Timothy menyoroti potensi Bitcoin sebagai safe haven di negara-negara yang ekonominya masih belum stabil. “Bitcoin mau di Nigeria, di Venezuela, di Turki, it’s all same. Orang bisa akses sebenarnya, jadi saya anggapnya itu sebagai new asset class,” ucap dia.
Baca Juga
Bitcoin Disebut Bakal Tembus Rp 329 Triliun Sebelum 2034, Ellen May Tanggapi Prediksi Timothy Ronald

