Emas Tembus US$ 3.000, Pasar Menanti Sinyal Dovish dari The Fed
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas melonjak ke level US$ 3.001 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini Selasa, (18/3/2025) menjelang keputusan The Fed yang akan memberikan wawasan lebih lanjut terkait arah kebijakan suku bunga di tengah dampak kebijakan perdagangan dan tarif.
Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) memaparkan The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 4,25% - 4,50% dalam pertemuan yang berakhir Rabu ini.
“Namun, proyeksi ekonomi terbaru dari para pejabat The Fed akan menjadi sorotan utama, mengingat meningkatnya risiko resesi akibat kebijakan perdagangan yang agresif,” tulis riset ICDX, Selasa, (18/3/2025).
Baca Juga
Harga Emas Antam Kembali Cetak Rekor Jelang Pertemuan The Fed
Sentimen pasar saat ini menunjukkan kekhawatiran bahwa tarif impor AS dapat memperburuk inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi, yang berpotensi mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Pasar juga mencermati pernyataan The Fed terkait potensi pemangkasan suku bunga di semester kedua tahun ini.
“Ketidakpastian geopolitik turut menopang reli emas. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait konflik di Ukraina hari ini, sementara AS juga meningkatkan operasi militernya di Timur Tengah,” ulas riset tersebut.
Baca Juga
Tak Cuma Kembangkan Hilirisasi Emas, PTFI Juga Bakal Bikin Kabel Tembaga
Pernyataan Trump yang memperingatkan Iran terkait serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi semakin memperburuk ketegangan regional. Selain itu, eskalasi konflik antara Israel dan Hamas menambah ketidakpastian, mendorong investor untuk beralih ke emas sebagai aset lindung nilai.
ICDX memperkirakan harga emas saat ini menguji resistance di US$ 3.017, dengan potensi kenaikan lebih lanjut jika sentimen dovish dari The Fed mendukung pelemahan dolar AS. Resistance lanjutan berada di US$ 3.023 dan US$ 3.038. Di sisi lain, jika pasar melakukan aksi ambil untung, support terdekat berada di US$ 3.002, dengan support lanjutan di US$ 2.993.

