Begini Prospek dan Target Saham Sido Muncul (SIDO) Usai Cetak Kenaikan Laba di 2024
JAKARTA, investortrust.id – Dua sekuritas ini mempertahankan rekomendasi beli saham PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) setelah perusahaan produsen jamu tersebut torehkan lompatan harga hingga lampaui consensus analis.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham SIDO dengan target harga Rp 640. Target harga tersebut mempertimbangkan lompatan laba tahun berjalan perseroan tahun 2024 lampaui perkiraan.
Baca Juga
Laba Sido Muncul (SIDO) Melesat 23,18% di 2024, Sedangkan 2025 Ditargetkan Naik Segini
Begitu juga dengan Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan pekan lalu mempertahankan rekomendasi beli saham SIDO dengan target harga Rp 760. Target harga tersebut juga mempertimbangkan raihan laba bersih perseroan sudah sesuai estimasi Mandiri dan lampaui perkiraan consensus analis.
Sido Muncul (SIDO) dalam rilis laporan kinerja keuangan pekan lalu mengungkap lompatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 23,18% menjadi Rp 1,17 triliun pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 950,64 miliar. Sedangkan pertumbuhan pendapatan dan laba tahun ini diproyeksikan capai 10%.
Kenaikan tersebut ditopang pertumbuhan penjualan sebanyak 10% dari Rp 3,56 triliun menjadi Rp 3,91 triliun. Penopang pertumbuhan penjualan produsen jamu terbesar di Indonesia ini bersal dari peningkatan volume, ekspansi pasar berkelanjutan, dan inovasi produk, serta penguatan posisinya sebagai pemimpin industri herbal di Indonesia.
SIDO menyebutkan pertumbuhan kinerja juga ditopang kenaikan penjualan internasional mencapai 36%. Segmen ini berkontribusi 7% terhadap total pendapatan tahun 2024. Kenaikan ini didukung ekspansi strategis ke Asia Tenggara dan Afrika, kehadiran merek yang lebih mendalam, dan peningkatan adopsi konsumen. “Kontribusi penjualan internasional SIDO meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak tahun 2020. Hal ini menunjukkan strategi ekspansi global yang sukses dan berkelanjutan,” tulis manajemen SIDO.
Baca Juga
IHSG Cenderung Konsolidasi Menuju 6.745 Hari ini, Tiga Saham Ini Direkomendasikan Beli
Kenaikan juga didukung novasi produk. Tahun 2024, SIDO telah meluncurkan sepuluh produk baru, termasuk Tolak Angin Cair untuk Batuk, berbagai Sido Muncul Natural Supplements, serta varian baru F&B, sesuai dengan tren kesehatan konsumen.
Terkait tahun 2025, SIDO akan kembali menerapkan perluasan jaringan distribusi, memperkuat penetrasi pasar, dan mempercepat inovasi produk. Langkah ini diharapkan mendukung target pertumbuhan sebanyak 10% penjualan dan laba bersih.
“Dengan memanfaatkan ekuitas merek yang kuat, posisi keuangan yang solid, dan komitmen terhadap inovasi, perusahaan tetap berada pada posisi yang kuat untuk menangkap peluang di pasar herbal dan kesehatan konsumen yang terus berkembang, untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” tulisnya.

