Laba Nippon Indosari (ROTI) Naik 22%, Penjualan Wialayah Timur dan Barat Pesat
JAKARTA, investortrust.id – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen roti massal terbesar di Indonesia dengan merek Sari Roti, mencatatkan kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 22% menjadi Rp 145 miliar pada semester I-2024.
Manajemen Nippon Indosari (ROT) menyebutkan dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/7/2024), bahwa pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan perseroan sebanyak 5,5% menjadi Rp 1,92 triliun pada semester I-2024.
Baca Juga
Daya Beli masih Rendah, Prospek dan Target Saham Nippon Indosari (ROTI) Dipangkas
“Penjualan dari wilayah tengah menjadi penyumbang terbesar mencapai Rp 1,01 triliun dan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total penjualan perseroan,” tulis manajemen.
Namun demikian, manajemen ROTI menyebutkan, perseroan mulai mencatatkan pertumbuhan penjualan kuat untuk wilayah Barat dan Timur dengan torehan Rp 909 miliar atau terjadi lonjakan 12,2% YoY. Hal ini sejalan dengan strategi ekspansi bisnis perseroan dengan membangun pabrik-pabrik, seperti di Batam, Gresik, Balikpapan dan Banjarmasin.
Baca Juga
Siapkan Rp 149,6 Miliar, Sari Roti (ROTI) Kembali Buy Back Saham
Pertumbuhan penjualan yang kuat tahun ini ditopang perluasan distribusi pada kanal modern dan tradisional, melalui penambahan titik penjualan menjadi lebih dari 93.000 yang tersebar di seluruh Indonesia guna memenuhi permintaan produk-produk roti dan kue yang terus bertumbuh.
Nippon Indosari (ROTI), terang manajemen, akan meningkatkan kapasitas produksi dengan menyelesaikan pembangunan pabrik ke-15 di Pekanbaru. Pabrik ini ditargetkan beroperasi pada akhir 2024.
Grafik Saham ROTI

