Tak Mau Kalah dari AS, China Dikabarkan Diam-diam Persiapkan Cadangan Bitcoin
JAKARTA, investortrust.id - China mempertimbangkan untuk meningkatkan langkah-langkah stimulus ekonominya, sesuatu yang sebelumnya mendorong aset berisiko seperti Bitcoin lebih tinggi.
“Xi Jinping ingin menjaga yuan tetap stabil terhadap dolar, baik atau buruk. Jika pasokan dolar meningkat, ia dapat memerintahkan Bank Rakyat Tiongkok untuk meningkatkan pasokan yuan, memastikan nilai tukar dolar - yuan tetap stabil," tambahnya.
Minggu ini, Gubernur Bank Sentral Tiongkok Pan Gongsheng mengonfirmasi bahwa Bank Rakyat Tiongkok akan memangkas suku bunga dan menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem keuangan melalui pemotongan jumlah yang harus disimpan bank sebagai cadangan "pada waktu yang tepat," seperti dilaporkan oleh Reuters.
Baca Juga
Rencana stimulus Tiongkok telah dipercepat oleh tarif perdagangan Trump terhadap negara tersebut yang mengancam akan meningkat menjadi perang dagang global yang dahsyat.
Pada bulan November, Tiongkok meluncurkan paket utang senilai US$ 1,4 triliun untuk meredakan tekanan pembiayaan pemerintah daerah dan menstabilkan pertumbuhan ekonomi yang melambat di tengah tekanan dari terpilihnya kembali Donald Trump sebagai presiden AS.
"Dalam beberapa kasus sebelumnya, ketika Tiongkok meningkatkan stimulus moneter dan menyuntikkan kelebihan likuiditas ke dalam sistem, pada tahun 2015 dan 2020, kelebihan likuiditas tersebut masuk ke aset-aset alternatif. Stimulus semacam itu dapat memiliki implikasi yang lebih luas bagi pasar global, meningkatkan minat terhadap ekuitas dan aset-aset alternatif," kata Juru Bicara Platform Bitcoin dan Kripto Nexo kepada The Block.
Baca Juga
Sementara itu, rumor yang belum dikonfirmasi dan spekulasi liar beredar di media sosial bahwa Tiongkok punya rencana untuk membuat cadangan Bitcoin sendiri yang berpotensi mengalahkan Amerika Serikat (AS) dalam hal cadangan Bitcoin. Langkah itu menunjukkan bahwa China tak mau kalah dalam perkembangan aset digital dari AS.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia ingin membuat cadangan kripto. Presiden Trump bahkan telah mengumumkan rencana untuk membentuk cadangan strategis yang mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA). Keseriusannya dibuktikan dengan menggelar KTT Kripto atau Crypto Summit di Gedung Putih pada Jumat (7/3/2025) waktu AS.
“Tiongkok sekarang bekerja dua kali lebih keras untuk membangun cadangan Bitcoin strategis mereka sendiri,” ucap David Bailey, kepala eksekutif penerbit Bitcoin Magazine BTC Inc.

