Pemegang Saham Microsoft Tolak Cadangan Bitcoin, Harga BTC dan Saham MSFT Kompak Melemah
JAKARTA, investortrust.id - Pada rapat tahunannya 10 Desember 2024, pemegang saham Microsoft menolak proposal untuk memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan keuangan perusahaan.
Proposal tersebut, yang disampaikan oleh Pusat Nasional untuk Penelitian Kebijakan Publik (NCPPR), menyatakan bahwa menyimpan Bitcoin dapat mendiversifikasi cadangan Microsoft dan meningkatkan nilai pemegang saham.
Sebuah video pra rekaman yang menguraikan proposal tersebut dibagikan selama rapat. Video tersebut menekankan Bitcoin sebagai gelombang teknologi utama, yang didukung oleh data tentang potensi manfaat finansial.
NCPPR berpendapat bahwa mengadopsi Bitcoin dapat menciptakan nilai yang signifikan bagi perusahaan sekaligus mengurangi risiko dan merekomendasikan pengalokasian 1% hingga 5% dari laba untuk investasi Bitcoin.
Namun dewan direksi Microsoft menentang proposal tersebut, yang menggambarkannya sebagai hal yang tidak perlu dalam pengajuan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).
Harga Bitcoin turun sedikit menyusul berita tersebut. Menilik Coinmarketcap, Rabu (11/12/2024) pukul 04.39 WIB harga BTC terpantau melemah tipis 0,31% selama 24 jam terakhir menjadi US$ 97.012. Tak hanya BTC, saham Microsoft Corp (MSFT) yang tercantum di Nasdaq juga turun 0,60% ke posisi US$ 443,33.
Baca Juga
Siap-siap! Besok Pemegang Saham Microsoft Putuskan Jadi Investasi di Bitcoin Apa Tidak
Melansir BTC Times, Rabu (11/12/2024) dewan tersebut menyoroti volatilitas Bitcoin dan menegaskan kembali pentingnya mempertahankan investasi yang stabil dan dapat diprediksi untuk mendukung operasi perusahaan.
Dewan direksi juga menyatakan bahwa Microsoft telah memiliki proses yang kuat untuk mengelola perbendaharaannya dan mendiversifikasi aset demi keuntungan pemegang saham jangka panjang.
Padahal NCPPR menunjuk contoh-contoh seperti MicroStrategy dan BlackRock sebagai model adopsi Bitcoin, tapi sayangnya dewan direksi mengabaikan relevansi perbandingan ini, dengan alasan perbedaan dalam strategi perusahaan.
Baca Juga
Reli Bitcoin Terhenti Imbas Profit Taking, Investor Fokus ke Data Inflasi dan The Fed

