Senator Setujui RUU Bitcoin Act: AS Jadikan BTC Cadangan Nasional
Oleh Gabriel Rey,
CEO TRIV
INVESTORTRUST.ID - Amerika Serikat baru saja mencetak sejarah dengan menjadi negara pertama yang secara resmi memasukkan Bitcoin (BTC) ke dalam cadangan strategis nasional. Kebijakan ini diumumkan setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani Executive Order yang menetapkan Bitcoin sebagai bagian dari Strategic Bitcoin Reserve dan US Digital Asset Stockpile.
Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah AS semakin mengakui pentingnya cryptocurrency sebagai aset strategis, baik untuk kepentingan ekonomi maupun geopolitik. Dengan langkah ini, AS tidak hanya mengamankan posisi dominannya dalam ekonomi digital global, tetapi juga membuka jalan bagi negara lain untuk mengikuti jejaknya.
Baca Juga
Hari Ini, Mahasiswi Indonesia Annabel Gelar Pameran Seni di London
Stop Beli di Pasar Terbuka
Dalam kebijakan barunya, pemerintah AS tidak akan lagi membeli Bitcoin di pasar terbuka. Tetapi, ekonomi terbesar di dunia itu akan menyimpan dan mempertahankan kepemilikan Bitcoin yang sudah ada, sebagai bagian dari cadangan nasional.
Penulis menilai langkah yang diambil oleh Donald Trump ini menunjukkan Bitcoin semakin siap diterima sebagai aset yang bernilai, dan memiliki dampak yang signifikan bagi pasar kripto ke depan. Jika Senator AS sudah menyetujui kebijakan untuk membuat Bitcoin Reserve, penulis berpendapat, kalau belum punya Bitcoin sekarang, ya siap-siap ketinggalan kereta nanti.
Baca Juga
Biasanya, kalau negara superpower seperti AS membuat kebijakan penting seperti ini, negara lain bakal mengikuti. Apalagi, banyak negara membuat AS sebagai patokan kebijakannya, dan kalau itu terbukti, akan menguntungkan dalam jangka panjang. Kita bisa bayangkan nanti makin banyak negara mulai memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan nasional mereka.
Fakta Apa Perlu Dicermati?
Untuk memahami lebih lanjut bagaimana langkah ini bisa mengubah perekonomian AS, mari kita kupas beberapa fakta penting yang perlu diketahui trader dan investor, mengenai pengajuan kembali RUU Bitcoin Act dan upaya menjadikan BTC sebagai cadangan strategis nasional.
Pertama, pengajuan kembali Bitcoin Act. Rancangan undang-undang (RUU) ini pertama kali diusulkan oleh Senator Cynthia ,Lummis pada Juli 2024. Namun, kini, kembali muncul seiring perubahan arah kebijakan ekonomi di bawah pemerintahan Trump.
RUU tersebut hadir dengan tujuan yang lebih ambisius, yaitu memperkuat posisi AS dalam inovasi digital, dan mengukuhkan Bitcoin sebagai aset strategis nasional. Hal ini jelas menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan di AS sudah mulai melihat Bitcoin sebagai pelindung nilai, di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kebijakan seperti ini membuka peluang besar bagi negara untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam strategi keuangannya.
Kedua, isi RUU. Jika disahkan, undang-undang ini akan menginstruksikan Departemen Keuangan AS untuk membeli Bitcoin secara bertahap, hingga mencapai total 1 juta BTC dalam waktu lima tahun. Jumlah tersebut kira-kira setara dengan 5% dari total supply Bitcoin yang ada, dan konsep ini mirip dengan cara AS mengelola cadangan emasnya. Pendekatan itu diharapkan mampu menghadirkan stabilitas dalam portofolio aset digital negara.
Ketiga, ada upaya untuk menciptakan Cadangan Bitcoin Strategis. Dengan kebijakan ini, pemerintah AS berencana mengembangkan infrastruktur penyimpanan Bitcoin yang aman dan terdesentralisasi, yang akan dikelola langsung oleh Departemen Keuangan.
Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan tradisional, sekaligus meningkatkan daya saing AS di era digital. Ini menjadi langkah strategis dalam membangun pondasi keuangan yang lebih modern dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Terakhir, dukungan politik. RUU tidak hanya mendapat dukungan dari Senator Lummis, tetapi juga dari sejumlah senator Partai Republik, seperti Jim Justice, Tommy Tuberville, Roger Marshall, Marsha Blackburn, dan Bernie Moreno.
Dukungan kuat dari kubu politik ini menunjukkan adanya konsensus yang tumbuh di antara pembuat kebijakan, untuk mengakui potensi Bitcoin sebagai cadangan strategis. Dengan majoritas congress dikuasai oleh partai republican (partai Trump), penulis yakin RUU akan disetujui dalam waktu dekat.
Langkah strategis AS untuk menjadikan Bitcoin sebagai cadangan nasional ini tidak hanya berpotensi mengubah dinamika pasar kripto domestiknya, tetapi juga membawa dampak global yang signifikan. Jika pemerintah AS mulai menimbun Bitcoin dalam jumlah besar, harga diprediksi melonjak drastis, karena pasar kripto biasanya merespons dengan antusias terhadap adopsi institusional yang menandakan kepercayaan tinggi dari pemerintah.
Selain itu, inisiatif ini dapat mendorong bank dan perusahaan investasi untuk lebih serius mengalokasikan dana mereka ke Bitcoin. Hal itu berarti memperkuat posisi BTC sebagai aset strategis global yang semakin penting. ***

