BEI Unsuspend Tiga Saham, Ada DCII hingga INET
JAKARTA, investortrust.id –Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan tiga saham ini sekaligus, Rabu (5/3/2025), setelah mengalami penghentian sementara dalam beberapa hari. Ketiganya juga masuk dalam papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA).
Unsuspend ketiga saham tersebut adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dan waran, PT Kentanix Supra Internasional Tbk (KSIX), dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII).
Baca Juga
Wall Street Babak Belur Dihantam Sentimen Tarif Trump, Dow Anjlok Hampir 700 Poin
Sebagaimana diketahui saham DCII sempat dihentikan perdaganganya sejak 27 Februari 2025 akibat lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data, saham DCII year to date (ytd) telah melambung dari level Rp 42.100 pada akhir 2024 menjadi Rp 116.125 per saham pada penutupan 26 Februari.
Saham DCII telah melesat sebanyak 135,98% dalam sebulan terakhir hingga membuat kapitalisasi pasar (market cap) melesat menjadi Rp 276 triliun atau berada di peringkat ke delapan. Market cap DCII telah menyalip saham PANI, ASII, TLKM, dan DSSA dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga
Bukan Karena Stock Split, Faktor Ini Disebut Jadi Pemicu Utama Lonjakan Saham DCI Indonesia (DCII)
Begitu juga dengan perdagangan saham KSIX dihentikan sementara sejak 3 Maret 2025 dipicu atas penurunan harga kumulatif dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data BEI, saham KSIX telah melemah dari level tertingginya Rp 565 pada 8 Januari menjadi Rp 191 pada penutupan perdagangan saham 28 Februari 2025.
BEI juga sebelumnya telah menghentikan sementara perdagangan saham INET sejak 25 Februari 2025 setelah terjadi lompatan harga signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Data BEI menyebutkan bahwa saham INET telah melesat dari level penutupan akhir 2024 Rp 58 menjadi Rp 156 pada penutupan perdagangan 24 Februari 2025.
Grafik Saham DCII, INET, dan KSIX

