Harga Emas Melemah Seiring Penerapan Tarif Baru AS terhadap Kanada dan Meksiko
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas terkoreksi tipis ke level US$ 2.892 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, Selasa (4/3/2025) seiring dengan meningkatnya tensi perdagangan global setelah Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi implementasi tarif terhadap Kanada, Meksiko, dan mitra dagang lainnya.
Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) menunjukkan langkah ini memperdalam kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global serta potensi perlambatan pertumbuhan.
Sebagaimana diketahui, Trump menegaskan bahwa Meksiko dan Kanada tidak dapat menegosiasikan penangguhan tarif sebesar 25% yang mulai berlaku hari ini.
“Selain itu, ia mengumumkan kebijakan tarif timbal balik yang akan diterapkan pada 2 April terhadap negara-negara yang mengenakan bea masuk terhadap produk AS. Trump juga menegaskan bahwa tarif terhadap seluruh impor China akan dinaikkan menjadi 20% dari sebelumnya 10%,” tulis riset ICDX, Selasa, (4/3/2025).
Baca Juga
Harga Emas Rebound Didorong Pelemahan Dolar dan Kekhawatiran Tarif Trump
Di sisi geopolitik, keputusan AS untuk menghentikan sementara bantuan militer ke Ukraina turut meningkatkan ketidakpastian di kawasan, yang dapat mendorong permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas.
Data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur AS pada Februari turun menjadi 50,3, lebih rendah dari bulan sebelumnya di 50,9 dan meleset dari ekspektasi pasar di 50,5. Perlambatan aktivitas manufaktur ini menjadi indikasi bahwa tekanan ekonomi akibat kebijakan proteksionis AS mulai dirasakan, yang dapat berpengaruh terhadap prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.
Baca Juga
“Pelaku pasar kini menantikan data ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis pada Rabu besok serta laporan Non-Farm Payrolls (NFP) AS pada Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga The Fed,” ulasnya.
Dari sisi teknikal, ICDX memperkirakan support terdekat harga emas saat ini berada di kisaran US$ 2.882 - US$ 2.876, dengan resistance terdekat di US$ 2.894 - US$ 2.900. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam berada di US$ 2.864, sementara resistance terjauh berada di US$ 2.912.

