Harga Emas Rebound Didorong Pelemahan Dolar dan Kekhawatiran Tarif Trump
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas melonjak lebih dari 1% pada Senin (03/03/2025) setelah anjlok ke level terendah dalam tiga pekan pada sesi sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh pelemahan dolar dan aksi beli aset safe-haven sebagai respons terhadap kekhawatiran atas kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga
Emas spot naik 1,1% menjadi $2.891,29 per ons. Kontrak berjangka emas AS naik 1,9% menjadi $2.902,30.
“Saya pikir pada akhirnya kita berada di pasar yang sangat bullish, dan emas bisa naik jauh lebih tinggi dari $3.000. Dengan tarif dan kemungkinan pembalasan, saya masih melihat bank sentral masuk dan membeli,” beber Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, seperti dikutip CNBC.
Indeks dolar turun lebih dari 1%, menjauhi level tertinggi dalam lebih dari dua minggu yang dicapai pada sesi sebelumnya. Pelemahan ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.
Baca Juga
Pasar menunggu keputusan Trump terkait tingkat tarif yang akan diterapkan mulai Selasa pagi terhadap impor dari Kanada dan Meksiko. Ia sebelumnya berjanji untuk memberlakukan tarif 25% pada impor dari kedua negara tersebut, tetapi kebijakan ini sempat ditangguhkan selama sebulan yang akan berakhir pada hari Selasa.
Pekan lalu, Trump mengancam China dengan tambahan bea masuk 10%, yang juga akan mulai berlaku pada hari Selasa, sehingga total tarif menjadi 20%.
Baca Juga
Trump Sebut Tarif Meksiko dan Kanada Akan Dimulai 4 Maret, Ada Tarif Tambahan 10% untuk China
Fokus investor juga beralih ke laporan ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis pada hari Rabu dan laporan non-farm payrolls AS yang dijadwalkan pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter Federal Reserve.
Ekspektasi terhadap The Fed, yang telah mempertahankan suku bunga stabil sejak Desember, kini menjadi tidak pasti menjelang rilis data tersebut.
Baca Juga
Di Tengah Ketidakpastian, The Fed Terjebak dalam Posisi ‘Netral’
Meskipun emas secara luas dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, logam mulia tanpa imbal hasil ini menjadi kurang menarik bagi investor saat suku bunga naik.
Perak spot naik 1,9% menjadi $31,75 per ons, platinum naik 0,8% menjadi $954,60, dan paladium naik 3,1% menjadi $947,75.
“Kami melihat peluang kenaikan yang lebih besar untuk perak seiring dengan konsolidasi reli emas dan produksi industri global yang menunjukkan pemulihan moderat,” tulis analis UBS dalam sebuah catatan.

