Indo Tambangraya (ITMG) Cetak Kenaikan Volume Penjualan Batubara di 2024, Bagaimana Labanya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) berhasil mencatatkan peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara masing-masing 20% dan 15% sepanjang 2024. Kenaikan volume ini menjadi bantalan di tengah penurunan rata-rata harga jual batu bara perseroan.
Manajemen ITMG dalam rilisnya, Kamis (27/2/2025), menyebutkan bahwa volume penjualan batu bara meningkat sebanyak 15% menjadi 24 juta ton dan volume produksi naik sebanyak 20% menjadi 20,2 juta ton. Sebaliknya rata-rata harga jual batu bara perseroan turun sebanyak 16% dari US$ 113 menjadi US$ 95 pada 2024.
Baca Juga
Laba Atribusi Temas (TMAS) Turun Jadi Rp 673,36 Miliar di 2024
Peningkatan volume penjualan di saat rata-rata harga penjualan batu bara turun berimbas terhadap penurupan pendapatan ITMG turun sebanyak 3% dari US$ 2,37 miliar menjadi US$ 2,30 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan turun sebanyak 2% menjadi US$ 1,60 miliar tahun lalu dipicu penurunan biaya royalty sejalan penurunan ASP dan harga Batubara acuan (HBA).
Perseroan juga mencatatktan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2024 turun dari dari US$ 500,33 juta menjadi US$ 374 juta dan laba bersih mencapai US$ 376 juta. Adapun total aset dan liabilitas tahun lalu masing-masing menjadi US$ 2,40 miliar dan US$ 473 juta.
Terkait perbandingan penjualan domestic dan ekspor batu bara, manajemen ITMG menyebutkan, didominasi penjualan ekspor dengan tujuan terbesar China, Jepang, Filipina, India, dan Thailand. Penjualan batu bara tersebut didominasi batu bara produksi sendiri mencapai 19,6 juta ton dan sisanya batu bara pihak ketiga 4,4 juta ton.
Baca Juga
IHSG Dibuka Rebound Tipis Pagi Ini hingga Saham LABA Langsung ARA
Sebelumnya, Indo Tambangraya (ITMG) dalam pengumuman resminya beberapa waktu lalu telah menerbitkan jadwal rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan pada 10 Maret 2025. RUPS membahas rencana penggunaan dana keuntungan tahun lalu.
ITMG merupakan perusahaan perusahaan energi Indonesia dengan lingkup usaha terintegrasi yang meliputi pertambangan, jasa energi, serta energi terbarukan. Di bidang penambangan, ITM memproduksi batubara termal dengan berbagai kualitas, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai negara.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Banpu Minerals dengan kepemilikan sebanyak 65,143% saham. Sisanya dikuasai masyarakat mencapai 34,734%.

