Laba Atribusi Temas (TMAS) Turun Jadi Rp 673,36 Miliar di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Temas Tbk (TMAS) membukukan penurunan laba tahun berjalan yang dapat ditribusikan kepada pemilik entitas induk hampir 14% menjadi Rp 673,36 miliar sepanjang 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 782,61 miliar.
Manajemen TMAS dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/2/2025), menyebutkan bahwa penurunan tersebut dipicu atas peningkatan beban jasa dan biaya operasional.
Baca Juga
Sedangkan pendapatan perseroan justru masih berhasil torehkan peningkatan dari Rp 4,30 triliun menjadi Rp 4,34 triliun hingga akhir 2024. Laba bruto kemudian turun dari Rp 1,11 triliun menjadi Rp 900,18 miliar per akhir 2024.
Laba usaha perseroan juga kembali turun dari Rp 966,38 miliar menjadi Rp 917,89 triliun. Penurunan dipicu atas kenaikan beban usaha. Tetapi terbantu atas perolehan laba dari pelepasa aset tetap dari Rp 23,71 miliar menjadi Rp 227,06 miliar.
Perseroan juga membukukan penurunan beban keuangan dari Rp 90,12 miliar menjadi Rp 84,95 miliar. Kenaikan beban pajak penghasilan bersih dari Rp 36 miliar menjadi Rp 90 miliar. Hal ini memicu penurunan laba tahun berjalan dari Rp 814,76 miliar menjadi Rp 721,49 miliar. Penurunan tersebut memicu pelemahan laba per saham perseroan dari Rp 14 menjadi Rp 12 per saham.
Baca Juga
IHSG Dibuka Rebound Tipis Pagi Ini hingga Saham LABA Langsung ARA
Temas (TMAS) juga mencatatkan peningkatan total aset dari Rp 4,06 triliun menjadi Rp 4,40 triliun hingga akhir 2024. Total liabilitas turun dari Rp 1,48 triliun menjadi Rp 1,54 triliun. Kas dan setara kas perseroan akhir 2024 turun menjadi Rp 670,73 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 83,15 miliar.
Sementara itu, perseroan mengungkap rencana untuk menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 24 Maret 2025. Namun perseroan belum mengungkap agendanya, tetapi terbuka peluang untuk memutuskan penggunaan dana laba bersih perseroan tahun lalu.

