Tak Hanya BUMN, Swasta Mesti Dilibatkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%
JAKARTA, investortrust.id - Target pertumbuhan ekonomi 8% dinilai tidak bisa hanya mengandalkan perusahaan-perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) saja. Namun, swasta juga perlu dilibatkan.
Chief Strategy and Business Development Officer PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) Johanes Edward menyebut, harus ada sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta. Pasalnya, kata dia, ada keterbatasan jangkauan BUMN. Sementara kolaborasi dengan swasta bisa saling melengkapi kedua pihak.
Baca Juga
Puan Harap Danantara Genjot Pertumbuhan Ekonomi dan Sejahterakan Rakyat
“Itu akan ada efek trickle down. Kalau semuanya masuk ke government, akhirnya close circle lagi, dia lagi, dia lagi. Akhirnya justru ke bawah atau ke masyarakat retailnya yang kurang mendapat bagian dari peningkatan,” kata Johanes saat ditemui dalam acara "Investortrust Best Stock Awards 2025" di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Menurut Johanes, hal yang penting dari pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah dampak langsungnya pada masyarakat. Dengan demikian, banyak pihak yang bakal menerima multiplier effect.
“Harapannya kami swasta dapat dilibatkan sebagai partner, karena kita lihat juga, mohon maaf, rekan-rekan dari BUMN pun dipaksa sendiri pun akhirnya terseok-seok juga,” ujar dia.
Dia menyebut, kesulitan tersebut bisa dilihat dengan tingkat default rate yang mulai naik di antara perusahaan BUMN. Sebab, BUMN sendiri mengemban banyak misi dari pemerintah.
Baca Juga
85 Emiten Raih Predikat “Best Stock Awards 2025”, Berikut Daftar Lengkapnya
Dalam acara Investortrust Best Stock Awards 2025, ISSP menjadi salah satu penerima penghargaan, yakni dari sektor barang baku kategori mid cap. Dia berharap penghargaan ini bisa membantu para investor.
“Tentu harapannya acara-acara semacam ini bisa membantu investor karena kita lihat, kita tahu dari 900 sekian emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia, memang kualitasnya beda-beda. Harapannya kami-kami yang terpilih ini menjadi sebuah pemicu, terutama untuk semakin meningkatkan kinerja dan governance kami,” sebut dia.

