IHSG Sesi I Ditutup Naik 44,74 Poin, Tertinggi Dicatat SMIL dan DATA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (18/2/2025), ditutup naik 44,74 poin (0,65%) menjadi 6.875,62. Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham.
Secara sektor, kenaikan tertinggi disumbangkan saham sektor consumer primer 1,73%, sektor industry 1,04%, sektor kesehatan 1,64%, sektor energy 0,95%, sektor keuangan 0,93%, dan sektor material dasar 0,53%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, sektor property, dan sektor transfortasi.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, dua saham ini ini torehkan lompatan harga auto reject atas (ARA) PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) melesat 34,43% menjadi Rp 246 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 25% menjadi Rp 1.425.
Baca Juga
Lima Saham Konsumer Ini Direkomendasikan Beli, Sebaliknya Hindari Satu Saham Ini
Saham lainnya dengan penguatan pesat dicatatkan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menguat 33,33% menjadi Rp 168, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 15% menjadi Rp 745, dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menguat 12,73% menjadi Rp 372.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Era Digital Media Tbk (AWAN), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), PT Soraya Berjaya Indonesia tbk (SPRE), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 192,42 poin (2,90%) menjadi 6.830,88. Pemodal asing akhirnya berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,07 triliun terbesar disumbang saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 402,42 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 217,41 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 167,75 miliar.
Baca Juga
Harga Emas Antam Naik di Tengah Pelemahan Dolar dan Ketegangan Perdagangan Global
Lompatan indeks kemarin didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,67%, sektor energi 3,30%, sektor keuangan 2,38%, sektor infrastruktur 2,03%, dan sektor industry 1,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer dan consumer.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi, yaitu dua saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) sebanyak 34,56% menjadi Rp 183 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,59% menjadi Rp 1.140.
Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) sebanyak 20% menjadi Rp 66, PT Chap Resto Indonesia Tbk (ENAK) menguat 18,45% menjadi Rp 610, dan PT Rukun Raharja Cepu Tbk (RATU) naik 16,67% menjadi Rp 9.100.

