BEI Ungkap 27 Anggota Bursa Berminat Fasilitasi Short Selling Saham
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan sebanyak 27 Anggota Bursa (AB) telah menyatakan minat untuk memfasilitasi transaksi short selling. Sedangkan 9 di antaranya sudah memasuki proses untuk mendapatkan izin sebagai AB short selling.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, BEI berharap AB yang tengah diproses diharapkan sudah mendapatkan izin sebagai penyelenggara short selling pada kuartal I tahun ini. “Komposisi calon AB Short Selling itu beragam dan meng-cover cukup banyak investor ritel. Karena, untuk tahap pertama akan difokuskan kepada investor ritel,” ujar Jeffrey saat Edukasi Wartawan Pasar Modal, Selasa, (11/2/2025).
Baca Juga
Short Selling Mulai Kuartal II-2025, Berikut Deretan 10 Sahamnya
Selain itu, Jeffrey mengungkapkan, sebanyak 3 AB tersebut telah siap untuk memfasilitasi transaksi short selling dan intra day short selling (IDSS). Ketiga AB itu yakni Ajaib Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Semesta Indovest Sekuritas.
“Tiga AB sedang dalam proses akhir, sehingga kami harap dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah ada paling tidak tiga AB yang nantinya bisa memberikan layanan intra day short selling kepada para investor,” tutur Jeffrey.
Baca Juga
BEI Resmi Terapkan Aturan Baru Short Selling, 23 Anggota Bursa Nyatakan Minat
Ketiga AB itu dinilai memiliki kesiapan yang paling tinggi, namun masih perlu mendapatkan lisensi terlebih dahulu dari BEI, sehingga masih terdapat kemungkinan akan tersalip oleh AB lainnya yang telah menyatakan minatnya untuk dapat memfasilitasi transaksi tersebut.
Sebagimana diketahui, BEI akan meluncurkan instrumen keuangan baru yaitu short selling dan intra day short selling (IDSS) pada kuartal II-2025 nanti. Instrumen ini diharapkan akan memberikan lebih banyak opsi strategi bagi investor terutama saat pasar mengalami fluktuasi tinggi dalam waktu singkat.

