Asing Net Sell Rp 921,06 Miliar, Berikut Daftar Saham yang Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 921,06 miliar, seiring dengan berlanjutnya koreksi tajam indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/2/2025), ditutup anjlok 94,44 (1,40%) turun menjadi 6.648,14. Pergerakan indeks dalam rentang 6.585-6.742 dengan nilai transaksi Rp 10,29 triliun.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 189,61 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 150,99 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 141,88 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 121,08 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 116,09 miliar.
Baca Juga
Jepang Catat Rekor Surplus Transaksi Berjalan pada 2024, Ini Penopangnya
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) saham, yaitu saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 65,81 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 33,38 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 27,61 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 27,33 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 22,42 miliar.
Penurunan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 2,43%, sektor industry 1,27%, sektor keuangan 1,29%, sektor property 1,22%, dan sektor consumer 0,75%. Sebaliknya satu-satunya sektor dengan penguatan adalah sektor material dasar 0,15% dan kesehatan 0,2%.
Meski indeks melemah, empat saham catatkan penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 595, PT Silo Maritime Perdana Tbk (SHIP) naik 25% menjadi Rp 975, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 550, dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menguat 24,70% menjadi Rp 1.565.
Penguatan juga melanda saham berikut PT Tanah Laut Tbk (INDX) sebanyak 30,95% menjadi Rp 110, PT Petrosea Tbk (PTRO) menguat 21,18% menjadi Rp 3.490, dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) naik 16,10% menjadi Rp 685.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Baca Juga
Prabowo Perintahkan Jaksa Agung, Kapolri, dan KPK Tangkap Koruptor
Pekan lalu, IHSG anjlok lebih dari 5,18% menjadi 6.742 atau tercatat sebagai pekan terburuk bagi pergerakan IHSG BEI. Kapitalisasi pasar juga hilang senilai Rp 724 triliun menjadi Rp 11.595 triliun. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,80 triliun didominasi saham BMRI dan saham bank lainnya.
Saham utama penekan indeks datang dari emiten kapitalisasi pasar terbesar, khususnya saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, CUAN, PTRO, dan TPIA. Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat pekan lalu dicatatkan saham SMDM, MLPT, TIRA, SAFE, hingga SONA.

