Jelang Pengoperasian Lumut Balai Unit II, Begini Target Baru Saham Pertamina Geothermal (PGEO)
JAKARTA, investortrust.id – Ekspansi organik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai membuahkan hasil dengan rencana pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit II di Sumatera Selatan dalam waktu dekat. Hal ini menjadikan saham emiten pembangkit listrik panas bumi (geothermal) ini direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset inisiasi saham PGEO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.200. Target harga tersebut mengindikasikan peluang pertumbuhan pesat kinerja keuangan ke depan dan valuasi saham ini tergolong sangat atraktif.
Baca Juga
Analis BRI Danareksa Sekuritas Naura Reyhan Muchlis dan Timothy Wijaya mengatakan, PGEO berencana menambah kapasitasas sebanyak 55 MW melalui Lumut Balai unit 2 pada Mei 2025. Tambahan ini merupakan yang pertama bagi perseroan setelah resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Estimasi Kinerja Keuangan PGEO
Penambahan tersebut akan menjadikan total kapasitas pembangkit Listrik panas bumi perseroan meningkat menjadi 728 MW. Sedangkan pengembangan tahap berikutnya menuju 1 GW dengan target tahun 2028. Tambahan tersebut datang dari operasionalisasi Hululais unit 1 dan 2 dengan kapasitas 110 MW tahun 2027.
Perseraon juga telah mengumumkan rencana pengembangan panas bumu Ulubelu 30 MW dan Lahendong 15 MW. Perseroan juga tengah merancang pembangunan Kawasan panas bumi baru dengan kapsitas 400 MW.
Baca Juga
Pertamina Geothermal (PGEO) Ungkap Kelola Panas Bumi 1.877,5 MW hingga Pimpin Industri
Terkait kinerja keuangan perseroan, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan, PGEO bisa mencatatkan pertumbuhan EPS sekitar 3,3% tahun ini dan mencapai 2,7% tahun depan. Laba bersih perseroan diperkirakan mencapai US$ 178 juta tahun 2025, dibandingkan perkiraan tahun lalu US$ 164 juta.
Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PGEO dengan target harga Rp 1.200. Target tersebut mempertimbangkan proyek penambahan kapasitas pembangkit Listrik perseroan.
Grafik Saham PGEO

