Pertamina Geothermal (PGEO) Ungkap Kelola Panas Bumi 1.877,5 MW hingga Pimpin Industri
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Perseroan juga telah berhasil mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dengan kapasitas terpasang sebesar 1.887,5 MW.
Direktur Utama PGEO Julfi Hadi mengatakan, perseroan memasuki usia ke-18 tahun ini berbangga bisa menjadi bagian dari pengembangan energi hijau di Indonesia dan memimpin di industri panas bumi selama hampir dua dekade.
Baca Juga
Meski Siapkan Capex US$ 300 Juta, Pertamina Geothermal (PGEO) Pastikan Tak Ada Akuisisi Tahun 2024
“Dengan membawa paradigma baru yang fokus pada inovasi, diversifikasi bisnis, dan kolaborasi strategis untuk penguatan kapasitas lokal dalam pengembangan energi panas bumi, PGE berkomitmen menjadi motor penggerak yang membawa Indonesia dalam transisi menuju energi bersih,” tutur Julfi dalam keterangannya, Selasa (17/12/2024).
Hingga kini, PGEO telah berhasil mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dengan kapasitas terpasang sebesar 1.887,5 MW. Salah satu proyek terbaru yang akan rampung adalah pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 2 dengan kapasitas 55 MW, yang berpotensi mengurangi emisi sebesar 581.784 ton CO2eq per tahun.
Tak hanya itu, teknologi unggulan Flow2Max® yang diusung oleh PGEO menjadi terobosan pertama di dunia untuk alat ukur 2 fasa fluida dengan aplikasi sangat luas di bidang energi dan industri. Inovasi tersebut meningkatkan optimalisasi kinerja sumur panas bumi dan memantapkan posisi PGE di industri panas bumi global.
Ke depan, PGEO berencana untuk memperluas jangkauan proyek-proyek energi terbarukan dan meningkatkan kapasitas terpasang hingga 1,5 GW dalam lima tahun ke depan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai target bauran energi terbarukan nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Baca Juga
Pertamina Geothermal (PGEO) Catatkan Kenaikan Tipis Laba Atribusi Kuartal III-2024
“Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, PGEO siap menghadapi tantangan masa depan dan terus berinovasi untuk menciptakan solusi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. PGE percaya bahwa melalui kolaborasi dan inovasi, masa depan energi hijau yang berkelanjutan dapat terwujud, membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” imbuh Julfi Hadi.
Selain fokus pada pengembangan energi bersih, PGEO terus mendorong pembangunan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL). Program PGEO Berbagi, program sosial teranyar yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-18 adalah pemberian bantuan pendidikan, renovasi fasilitas, serta santunan bagi anak-anak asuh.
Di samping itu, manajemen perusahaan berkolaborasi dengan beberapa tokoh masyarakat di bidang lingkungan dalam kegiatan Direksi Mengajar yang mengusung tema "Green Energy to Elevate Green Future" untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran siswa tentang penggunaan sumber daya energi yang berkelanjutan.
Grafik Saham PGEO

