Saham PANI dan CBDK Terjun Bebas, Terkait Berita Pagar Laut Tangerang?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Pantai Indak Kapuk Dua Tbk (PANI) dan anak usahanya PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), emiten yang dikendalikan kongsi Agung Sedayu Group dan Salim Group, terjun bebas pada perdagangan intraday sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/1/2025). Penurunan tersebut tersengat sentimen negatif pagar laut di Tangerang?
Berdasarkan data BEI, saham CBDK ditutup anjlok sebanyak 10,34% menjadi Rp 8.450 hingga pukul 13.50 WIB dengan harga terendah hari ini Rp 8.050. Begitu juga dengan saham PANI turun sebanyak 5,42% menjadi Rp 13.075 hingga waktu yang sama dengan harga terendah intraday hari ini Rp 12.525.
Baca Juga
Menteri Nusron Akan Batalkan Izin Sertifikat Pagar Laut Tangerang!
Baik PANI dan CBDK merupakan perusahaan property yang mengembangkan Kawasan Pantai Indah Kapuk Tangerang. PANI merupakan perusahaan yang dikendalikan Kongsi Agung Sedayu dengan Salim Group. PANI juga tercatat sebagai pengendali saham CBDK.
Dengan saham PANI berada di level Rp 13.075, maka harga tersebut sudah jauh berada di level tertingginya sepanjang amsa Rp 19.650 pada 12 Desember 2024. Sedangkan level tertinggi harga saham CBDK Rp 11.450 per saham pada 20 Januari 2025, dibandingkan harga intraday hari ini Rp 8.450 per saham.
Pelemahan harga saham PANI berawal dari pembongkaran pagar lau Tangerang yang kemudian adanya sertifikat surat hak guna bangunan (SHGB) dan surat hak milik (SHM) di area pagar laut Tangerang, Banten. Berita ini menjadi sentimen natif terhadap saham PANI dan CBDK, meski demikian perseroan dengan tegas membantah memiliki keterkaitan dengan kasus yang sedang ramai tersebut.
Baca Juga
Pertumbuhan Emiten Properti 2025 Berlanjut, Begini Target Sahamnya mulai dari PANI hingga SMRA
Penurunan harga saham PANI dan CBDK hari ini berbanding dengan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (23/1/2025), ditutup melesat 49,6 poin (0,68%) ke level 7.306. Pergerakan indeks dalam rentang 7.256-7.318 dengan nilai transaksi Rp 5,23 triliun.
Penguatan tersebut didorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 1,15%, sektor material dasar 0,89%, sektor teknologi 0,86%, sektor infrastruktur 0,75%, dan sektor keuangan 0,43%. Sebaliknya koreksi melanda saham sektor property, industry, dan kesehatan.
Grafik Saham PANI dan CBDK

