Saham Super Energy (SURE) Melesat Dua Hari, Ternyata Ada Berita Ini
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Super Energy Tbk (SURE) mencatatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) dalam dua hari beruntun. Lompatan harga tersebut ternyata ditopang berita penandatangan PJBG gas dari dari lapangan Sumber sebanyak 71,01 BSCF .
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham SURE melesat dari level Rp 2.460 menjadi Rp 3.070. Lompatan harga hingga ARA kembali terjadi hari ini dengan penguatan lebih dari 24% menjadi Rp 3.830.
Baca Juga
Pimpin Rapat Perdana Satgas Hilirisasi, Bahlil Bahas 4 Hal Ini
Corsec SURE Andre Rahcman dalam penjelasan resminya di BEI, Jumat (17/1/2025), mengatakan, perseroan melalui anak usahanya PT Sumber Aneka Gas (SAG) telah memperoleh alokasi gas bumi dengan sumber gas dari Sumur Sumber 1-A, wilayah kerja Tuban. Penandatangan perjanjian jual beli gas (PJBG) telah ditandatangani pada 15 Januari 2025.
Dia melanjutkan bahwa PJBG tersebut ditandatangani SAG selaku pembeli dan PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHETEJ) selaku penjual untuk memenuhi kebutuhan industri sesuai alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah dengan total volume kontrak sebesar 71,01 BSCF hingga 31 Desember 2036.
“Pemanfaatan alokasi gas Lapangan Sumber ini merupakan bentuk komitmen SAG dan PHETEJ bersama pemerintah dan SKK Migas untuk menyalurkan kebutuhan energi gas untuk kebutuhan industri domestik di Indonesia,” tulis manajemen.
Baca Juga
Soal Kelanjutan Harga Gas Murah (HGBT), ESDM Masih Hitung Harga Hulu dan 'Toll Fee'
SURE menybeutkan bahwa adanya tambahan supply gas baru dari Lapangan Sumber akan berdampak terhadap pasokan gas yang dimiliki grup perseroan guna mendukung pemberian pasokan gas yang stabil untuk konsumen.
Saat ini, SAG sedang mengerjakan pembangunan mini LNG Plant yang diharapkan selesai akhir tahun 2025 ini. “Secara tidak langsung perseroan melalui SAG turut berkontribusi dalam memberikan sumber energi untuk keberlanjutan industri para konsumen gas grup perseroan yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tulisnya.
Ketika gas dari Lapangan Sumber sudah dapat dialirkan, diproses dan dijual, menurut dia, diharapkan berdampak positif secara keuangan dan akhirnya bisa memperbaiki posisi keuangan perseroan.
Grafik Saham SURE

