BRI Danareksa Memandang Positif Penghentian Penjualan Produk Fisik Bukalapak (BUKA), Bagaimana Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id– BRI Danareksa Sekuritas memberikan pandangan positif terhadap keputusan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) untuk menghentikan penjualan produk fisik di marketplace paling lambat 9 Februari 2025. Perseroan kemudian bertransformasi bisnis dengan focus penjualan produk virtual.
“Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi dalam upaya untuk meningkatkan focus pada produk virtual. Oleh karena itu, kami akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di marketplace Bukalapak,” tulis pengumuman resmi Bukalapak dalam blog resminya, beberapa hari lalu.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa manajemen BUKA menjamin langkah-langkah ini bisa memperlancar jalan untuk mencapai EBITDA positif yang berkelanjutan dan menciptakan nilai bagi pemegang saham ke depan. Dengan aksi ini bisa berdampak positif terhadap saham perseroan ke depan.
BRI Danareksa Sekuritas menambahkan bahwa penghentian penjualan produk fisik akan memperkuat loyalitas pengguna terhadap aplikasi Bukalapak ke depan. Selain itu, perseroan masih memiliki dana kas dan investasi likuid mencapai Rp 19 triliun atau setara dengan Rp 176 per saham.
Baca Juga
“Dengan berbagai faktor tersebut, kami mempertahankan rekomendasi beli saham BUKA dengan target harga Rp 176 per saham,” tulis analis Niko Margaronis dan Kafi Ananta dalam komentar pasarnya.
Grafik Saham BUKA

