Net Sell Rp 678,56 MIliar, Berikut Daftar 5 Saham yang Dibuang Asing Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodala sing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 678,56 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/1/2025), ditutup naik tipis 2,81 poin (0,04%) menjadi 7.083,28.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 250 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 249,12 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 63,24 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 57 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 45,26 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 68,35 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 25,46 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 24,68 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 14,50 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 13,33 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor industry 0,33%, sektor kesehatan 0,86%, sektor property 0,14%, sektor industry 0,33%, dan sektor material dasar. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, sektor consumer primer, keuangan, transportasi, dan infrastruktur.
Meski IHSG hanya naik tipis, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, seperti saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) menguat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,57% menjadi Rp 109 dan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) naik hingga ARA sebanyak 34,21% menjadi Rp 204.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 20,47% menjadi Rp 306, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 20,29% menjadi Rp 4.150, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menguat 16,33% menjadi Rp 3.490.
Sebaliknya penurunan dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) anjlok 25% menjadi Rp 555 dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) turun 11,52% menjadi Rp 292. Penurunan juga melanda saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR), PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW).

