Waskita Karya (WSKT) Raih Kontrak Baru Rp 109,6 Miliar untuk Pembangunan Pusat Pemerintahan Baru Papua Selatan
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak baru senilai Rp 109,6 miliar untuk pembangunan Land Development Kawasan Pusat Pemerintahan Otonomi Baru Papua Selatan yang terletak di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Proyek tersebut akan diselesaikan selama 240 hari kalender dan waktu pemeliharaan selama 180 hari.
"Pembangunan proyek ini bertujuan mempersiapkan lahan untuk pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Daerah Otonomi Baru Papua Selatan. Maka kami akan memastikan lahan siap dibangun," terang Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (31/12/2024).
Kedepannya, lingkup pekerjaan yang akan dilakukan perseroan adalah pekerjaan persiapan, penyiapan kelengkapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan tanah, serta pengerjaan Multi Utility Tunnel (MUT) Jaringan Air Bersih. Ia menyebutkan persiapan pekerjaan mencakup pembuatan site management, barak kerja, gudang, penyediaan listrik, dan air kerja.
"Kami juga membuat rencana kerja pelaksanaan yang terdiri dari pemahaman dokumen, sistem manajemen keselamatan konstruksi, dan jalur koordinasi. Disusun pula strategi perizinan dan pelaksanaan, lintasan kritis pekerjaan, serta sistem manajemen proyek," tutur Ari.
Baca Juga
Progres Proyek Tol Patimban Waskita Karya (WSKT) Capai 29,09%
Dalam mengerjakan proyek ini, Waskita Karya juga memastikan penerapan prinsip dasar proses konstruksi seperti tepat SMKK, waktu, biaya administrasi, juga manfaat.
Di samping itu, perseroan juga mengimplementasikan konsep Work Breakdown Structure (WBS) pada Land Development Kawasan Pusat Pemerintahan Otonomi Baru Papua Selatan. Menurut Ari, keuntungan WBS di antaranya membuat pekerjaan lebih sistematis dan efisien, serta sebagai mitigasi untuk mengatasi keterlambatan.
Baca Juga
3 Petinggi Waskita Karya Segera Diadili atas Kasus Korupsi Proyek LRT Sumsel
Sebagai informasi, proyek ini dikerjakan oleh kerja sama operasi (KSO) Waskita-Pusaka. Sebelumnya, Waskita Karya juga meraih kontrak baru mengerjakan Gedung Kantor Gubernur Papua Selatan senilai Rp 215 miliar.

