Waskita Karya (WSKT) Raih Kontrak Baru di IKN Rp 1,9 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali meraih kontrak baru dari proyek infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Perseroan ditunjuk sebagai pelaksana pembangunan jalan Kawasan Kompleks Yudikatif senilai Rp 1,9 triliun.
Penandatanganan kontrak berlangsung di Kantor Otorita IKN (OIKN) dan disaksikan oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono serta Direktur Sarana Prasarana Sosial OIKN, Agus Ahyar.
Baca Juga
Waskita Beton (WSBP) Catat Pendapatan Usaha Rp 1,17 Triliun di Triwulan III 2025
Dalam proyek ini, Waskita Karya (WSKT) akan mengerjakan pembangunan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT), instalasi mekanikal elektrikal, serta area pedestrian dan pesepeda. Perseroan juga akan membangun enam jembatan pelengkung, 10 box culvert cross drain, serta konstruksi dinding penahan tanah.
Jalan yang dibangun dengan total panjang 6,418 kilometer (km) dan ditargetkan rampung pada akhir 2027. Adapun rincian ruas yang dikerjakan meliputi, Kolektor jalan sekunder ROW 36 sepanjang 1,88 km, Botanical garden ROW 24 sepanjang 1,115 km, Sumbu Tripraja ROW 24 sepanjang 1,68 km, Sumbu Tripraja ROW 16 sepanjang 0,459 km, dan Grande Barat ROW 44 sepanjang 1,268 km.
Direktur Operasi II Waskita Karya Dhetik Ariyanto mengatakan bahwa proyek ini akan menjadi akses mobilitas menuju kawasan yudikatif. Karena itu, Waskita berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan memenuhi standar kualitas yang tinggi.
Baca Juga
Raih Kontrak Baru, Waskita (WSKT) Garap Proyek Daerah Irigasi di Sumatra Selatan
“Waskita Karya akan memperhatikan mutu bangunan agar pengguna merasa aman dan nyaman. Kami juga memperketat pengawasan terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” ujar Dhetik dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Sejalan dengan konsep Green City yang diusung IKN, kawasan proyek dikelilingi ruang hijau dan botanical garden. Dhetik memastikan penataan area dilakukan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.
“Konsep tersebut diwujudkan melalui peningkatan ruang terbuka hijau hingga 75%. Dalam pembangunan jalan ini, Waskita membiarkan kawasan kebun raya tetap terjaga sekaligus menatanya agar lebih rapi dan indah,” jelasnya.

