Pertamina Geothermal (PGEO) Catatkan Kenaikan Tipis Laba Atribusi Kuartal III-2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) membukukan pendapatan senilai US$ 306,02 miliar hingga September 2024. Angka tersebut turun dari realisasi periode sama tahun lalu US$ 308,19 juta.
Laporan kinerja keuangan PGEO dalam rilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/10/2024), disebutkan bahwa penurunan pendapatan tersebut berimbas terhadap penurunan laba bruto dari US$ 181,98 juta menjadi US$ 173,82 juta. Begitu juga dengan laba usaha turun dari US$ 215,98 juta menjadi US$ 210 juta.
Baca Juga
Gandeng Genvia Prancis, PGEO dan Pertamina NRE Inisiasi Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon
Meski pendapatan hingga laba usaha mengalami penurunan, PGEO justru berhasil catatkan pertumbuhan tipis laba tahun berjalan dari US$ 133,48 juta menjadi US$ 133,97 juta. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik tipis dari US$ 133,50 juta menjadi US$ 133,99 juta.
Kenaikan laba bersih tersebut didukung penurunan beban keuangan dari semula US$ 18,29 juta menjadi US$ 16,79 juta. Begitu juga dengan beban pajak penghasilan turun dari US$ 64,21 juta menjadi US$ 59,23 juta.
Sebelumnya, Pertamina Geothermal (PGEO) berhasil meraih peringkat pertama ESG Risk Rating global oleh Sustainalytics dengan skor 7,1, yang tergolong "Negligible Risk" atau risiko yang dapat diabaikan.
Baca Juga
Bos PGEO Sebut Percepatan Pengembangan Panas Bumi Kunci Mewujudkan NZE 2060
Prestasi ini menempatkan emiten dengan kode saham PGEO tersebut sebagai perusahaan dengan risiko ESG terendah di sub-sektor energi terbarukan dan industri utilitas global. Capaian ini merupakan kontribusi Perusahaan terhadap manajemen risiko material ESG yang dinilai kuat (strong), dengan nilai risiko yang tergolong medium. Dengan ini, PGE dinilai telah berhasil menekan berbagai risiko material ESG yang memengaruhi bisnis dan operasinya.
ESG Risk Rating Sustainalytics menilai eksposur perusahaan terhadap risiko material ESG seperti emisi karbon dan insiden kerja, serta kemampuan manajemen risiko perusahaan dalam mengatasi potensi risiko ini.
Grafik Saham PGEO

