BSD Gelar Tender Wajib Saham Suryamas Dutamakmur (SMDM), Harganya Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) atau BSD akan menggelar penawaran tender wajib saham publik PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM). Sedangkan harga penawaran tender wajib ditetapkan Rp 531 per saham atau lebih tinggi dari harga penutupan kemarin Rp 520 per saham.
Manajemen BSDE dalam penguman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/12/2024), menyebutkan bahwa perseroan akan melakukan penawaran tender terhadap sebanyak 382,01 juta saham SMDM atau setara dengan 8,01% dari total saham public SMDM.
Baca Juga
Laba Atribusi BSD (BSDE) Melesat 52,68% hingga Kuartal III-2024
“Perseroan menetapkan harga penawaran tender senilai Rp 531 per saham. Harga tender wajib ini sama dengan harga pengambilalihan saham SMDM senilai Rp 531 per saham,” terangnya dalam penguman resmi tersebut.
Penawaran tender ini dilakukan setelah BSD menuntaskan akuisisi sebanyak 91,99% saham Suryamas Dutamakmur senilai Rp 2,33 triliun pada akhir Oktober 2024. Aksi ini menjadikan BSD sebagai pengendali saham SMDM.
BSDE telah membeli sebanyak 4,39 miliar atau 91,99% saham SMDM dari Top Global Limited (TGL) pada 23 Oktober 2024. Saham tersebut dibeli dengan harga Rp 531 per unit, sehingga totalnya mencapai Rp 2,33 triliun.
Baca Juga
DBS Sebut Sektor Perbankan dan Teknologi Menjanjikan, tapi Properti dan Ritel Menantang di 2025
Penawaran tender saham SMDM akan berlangsung selama 30 hari mulai 17 Desember 2024 hingga 15 Januari 2025. Sedangkan Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai broker yang dituntuk dalam penawaran tender wajib saham tersebut.
Sebelumnya, Direktur Suryamas Dutamakmur (SMDM) Ratna Juwanita Haliman mengatakan, perseroan akan tetap menjalankan kegiatan operasional perseroan seperti biasa, meskipun terjadi perubahan pengendali saham SMDM.
Sementara itu, manajemen BSDE menyebutkan bahwa aksi ini merupakan transaksi affiliasi, karena adanya hubungan affiliasi pemegang akhir saham TGL dan BSDE.
Grafik Saham BSDE dan SMDM

