OJK Optimistis Pasar Modal Lanjutkan Pertumbuhan Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengungkapkan bahwa pasar modal sepanjang 2025 diprediksi pertahankan pertumbuhan positif. Hal ini dinilai sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Beberapa strategi yang telah ditetapkan pemerintah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tersebut diharapkan berdampak positif terhadap kinerja pasar modal tahun 2025,” ujar Inarno dalam jawaban tertulisnya, Senin (16/12/2024).
Baca Juga
Dipicu Koreksi Seluruh Sektor Saham, IHSG Sesi I Terjun 65 Poin
Kinerja positif ini juga sudah terbuktu dari lajut indeks harga saham gabungan (IHSG) per 12 Desember 2024 yang telah mengalami kenaikan sebanyak 1,67% menuju level 7.394,24. Apabila dibandingkan dengan posisi akhir November 2024 terjadi perbaikan kinerja IHSG memasuki Desember.
Inarno juga mengatakan, pihaknya memperhatikan beberapa asesmen dari beberapa analis pasar modal dan ekonom yang menilai kinerja pasar modal di tahun 2024 akan lebih baik dibandingkan akhir November.
“Kami berharap rasa optimisme ini dapat terus dipertahankan, baik di akhir 2024 maupun di tahun depan,” terangnya.
Baca Juga
BRI (BBRI) Bagikan Dividen Interim Rp 20,33 Triliun, Pemerintah Kebagian Segini
Kendati demikian, Inarno menilai, terdapat sejumlah faktor yang perlu diwaspadai, seperti faktor global berupa tensi geopolitik dan kebijakan negara lain yang mampu mempengaruhi ekonomi Indonesia. Sejumlah faktor tersebut dapat berpotensi memberikan sentimen pada pasar modal.
Sementara itu, OJK mencatatkan bahwa penghimpunan dana di pasar modal masih dalam tren positif. Tercatat nilai penawaran umum mencapai Rp 219,45 triliun dimana diantaranya merupakan 34 emiten baru yang melakukan fundraising dalam penawaran umum dengan nilai Rp 51,2 triliun melalui initial public offering (IPO) saham, penerbitan EBUS, dan juga penawaran umum oleh pemegang saham.

