Dipicu Koreksi Seluruh Sektor Saham, IHSG Sesi I Terjun 65 Poin
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (16/12/2024), ditutup anjlok sebanyak 65,32 poin (0,89%) menjadi 7.259,47. Pergerakan indeks dalam rentang 7.204-7.329 dengan nilai transaksi Rp 5,38 triliun.
Penurunan dipicu pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham sektor property 2,47%, sektor teknologi 1,98%, sektor transportasi 1,45%, sektor consumer primer 1,41%, sektor kesehatan 1,23%, dan sektor material dasar 1,78%.
Baca Juga
Oversubscribed Dua Kali, Petrosea (PTRO) Catatkan Obligasi dan Sukuk Rp 1,5 Triliun
Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham berikut torehkan lompatan harga PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik hingga auto reject atas (ARA) 24,47% menjadi Rp 590, PT Tira Austenite Tbk (TIRA) naik 22,11% menjadi Rp 464, dan PT Gema Grahasarna Tbk (GEMA) menguat 20,43% menjadi Rp 224.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), dan PT Argo Pantes Tbk (ARGO). Penurunan dalam juga mendadak melanda saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) hampir 10%.
Baca Juga
BRI (BBRI) Bagikan Dividen Interim Rp 20,33 Triliun, Pemerintah Kebagian Segini
IHSG akhir pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 69,45 poin (0,94%) menjadi 7.324. Sedangkan IHSG sepekan mencadtatkan penurunan sebanyak 0,79% menjadi 7.324,78 sepekan ini. Pemodal asing catatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,70 triliun pekan lalu.
Pelemahan indeks pekan lalu dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan, teknologi, transportasi, kesehatan, material dasar, industry, infrastruktur. Sebaliknya kenaikan hanya melanda saham sektor energi dan consumer primer.
Grafik IHSG

