Sinarmas Sekuritas Targetkan IHSG 2025 ke Level 8.100, Ada 7 Saham Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id – Sinarmas Sekuritas menetapkan sebanyak tujuh saham pilihan sepanjang 2025 dengan potensi penguatan harga pesat. Sebanyak tujuh saham ini sejalan dengan target penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesr 8% tahun depan.
Sinarmas Sekuritas dalam riset yang dipublikasikan pekan lalu mengungkap 10 saham tersebut, yaitu tiga saham berasal dari sektor perbankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 12.400, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 6.350, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS dengan target harga Rp 3.500.
Baca Juga
IHSG Bisa Memantul dari Area Support, Dua Saham Ini Layak Dilirk
Saham pilihan lainnnya untuk tahun depan terdiri atas saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 14.800, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan target harga Rp 2.800, PT MAP Adiperkasa Aktif Tbk (MAPA) dengan target harga Rp 1.350, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan target harga Rp 2.600.
Saham Pilihan Sinarmas Sekuritas untuk 2025
Terkait IHSG tahun depan, Sinarmas Sekuritas menargetkan kenaikan menuju level 8.100. Sedangkan target IHSG akhir tahun ini bisa mencapai 7.500. “Kami menetapkan target IHSG tahun 2025 menuju level 8.100. Skenario ini mempertimbangkan asumsi PE tahun depan sekitar 12,5 kali,” tulis riset Sinarmas Sekuritas dalam risetnya.
Baca Juga
Adapun prospek saham berdasarkan sektoran, yaitu saham bank dengan peringkat overweight, saham sektor consumer dengan rating netral, saham ritel dengan prospek overweight, dan sektor telko dengan prospek netral.
Sedangkan saham Menara telekomunikai ditargetkan overweight dengan saham pilihan MTEL dan TOWR. Begitu juga dengan sahal peternakan ayam dan migas diberikan peringkat overweight. Sebaliknya saham metals dan batu bara direkomendasikan netral.
Grafik IHSG Ytd

