Jelang 2025, Saham Intraco Penta (INTA) berpeluang Bangkit
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Intraco Penta Tbk (INTA) berpotensi bangkit dan ke luar dari papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelang memasuki tahun 2025. Peluang penguatan juga didukung sejumlah langkah agresif perseroan untuk membalikkan posisi dari rugi menjadi laba.
Perseroan membukukan pendapatan senilai Rp 660,75 miliar hingga September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 702,88 miliar. Laba kotor juga turun dari Rp 150,37 miliar menjadi Rp 147,40 miliar. Perseroan juga masih catatkan rugi bersih Rp 94,17 miliar.
Baca Juga
Seorang sumber pasar menyebutkan bahwa saham INTA perlahan-lahan akan diangkat dengan tujuan bisa ke luar dari papan pemantauan khusus segera. Apalagi secara penjualan, perseroan masih mencatatkan volume besar.
“Peluang penguatan harga saham INTA juga sebagai antisipasi menjelang pelaksanaan paparan public dalam waktu dekat yang diharapkan ada berita positif terhadap prospek kinerja keuangan dan saham perseroan tahun 2025,” ungkapnya di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
IHSG Bisa Memantul dari Area Support, Dua Saham Ini Layak Dilirk
Intraco Penta (INTA) juga bakal didukung masih tingginya permintaan alat berat dari sektor pertambangan, seperti batu bara. Pertumbuhan kinerja juga diharapkan bersumber dari kehadiran produks baru.
Berdasarkan data pemegang saham, INTA dikendalikan PT Shalumindo dan PT Spallindo Adilong dengan kepemilikan masing-masing 9,73% dan 10,61% saham. Sisanya dikuasai Jimmy Halim 17,48%, Petrus Halim 22,93%, dan saham public 35,99%. Hingga penutupan pasar akhir pekan lalu, saham INTA berada di level Rp 12.
Grafik Saham INTA

