Hanya Lepas 1,14% Saham Meratus Jasa (KARW), Pengendali Ini Balik Modal dari Harga Akuisisi
JAKARTA, investortrust.id – PT Saranakelola Investa selaku pengendali melepas sebanyak 1,14% saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) ke pasar dengan nilai Rp 35,12 miliar. Aksi ini bertujuan untuk menambah porsi pemegang saham public di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Corsec Meratus Ike Andirani mengatakan, Saranakelola menjual saham KARW ke publik secara bertahap dalam kurun waktu 6-11 Desember 2024. Di antaranya penjualan sebanyak 1,51 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 6.675 per saham dan sebanyak 2,21 juta saham dengan harga Rp 6.650 pada 6 Desember 2024.
Baca Juga
Saham Meratus (KARW) Lompat 51 Kali, Pengendali Ini sudah Cuan Rp 1,17 Triliun
Saranakelola kembali meleas sebanyak 878,90 ribu dengan harga pelaksanaan Rp 6.650 per saham pada 9 Desember. Penjualan selanjutnya dilakukan untuk 778 ribu saham dengan harga Rp 5.700 per saham pada 11 Desember 2024. Dengan demikian, total nilai penjualan sebanyak 1,14% mencapai Rp 35,12 miliar.
“Penjualan tersebut bertujuan untuk memperluas basis pemegang saham KARW, terutama investor ritel. Dengan demikian jumlah pemegang saham KARW dan nilai transaksinya meningkat,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Penjualan tersebut menjadikan total saham KARW yang dikempit Saranakelola berkurang sebanyak 1,14% dari 80,28% menjadi 79,14%. Aksi penjualan tersebut merupakan yang pertama setelah Saranakelola resmi menjadi pengendali emiten ini.
Balik Modal
Dengan penjualan senilai Rp 35,12 miliar tersebut, pengusaha asal Surabaya Charles Menaro telah untung berlipat-lipat. Angka tersebut sudah melebihi total dana yang dikeluarkan Charles Menaro untuk mengakuisisi 80,28% saham KARW pada Februari 2024 senilai Rp 31,10 miliar.
Baca Juga
BEI Buka Suspend Saham SONA, DAAZ, dan KARW, Dua Saham Langsung Masuk FCA
Sebagaimana diketahui PT Saranakelola Investa, Perusahaan asal Surabaya pengendali grup Meratus, sebelumnya mengakuisisi sebanyak 471,35 juta (80,28%) saham KARW dari ICTSI Far East Ltd pada Februari 2024.
Berdasarkan data BEI, Saranakelola Investa yang juga induk usaha grup Meratus ini hanya menggelontorkan dana senilai Rp 31,10 miliar untuk membeli sebanyak 471,35 juta (80,28%) saham KARW dengan harga eksekusi Rp 66 per saham.
Sejak diakuisisi Charles Menaro, saham KARW masih ditransaksi di papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), karena terkena notasi E dan X.
Grafik Saham KARW

