Nasdaq Gandeng CME Group Rilis Indeks Kripto Nasdaq - CME
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Saham Nasdaq dan Chicago Mercantile Exchange (CME) Group bergabung untuk menyatukan indeks kripto mereka, mengubah nama Indeks Kripto Nasdaq (NCI) menjadi Indeks Kripto Nasdaq-CME.
Indeks acuan NCI mencakup Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, Chainlink, Cardano, Avalanche. Demikian konfirmasi juru bicara Nasdaq dilansir dari Cointelegraph, Sabtu (10/1/2026).
“Kami melihat pendekatan berbasis indeks sebagai arah yang dituju investor, di luar Bitcoin saja. Itu mirip dengan apa yang telah kita lihat di kelas aset lain, di mana Anda memiliki indeks yang mewakili pasar yang lebih luas,” ucap kepala manajemen produk indeks di Nasdaq Sean Wasserman.
Baca Juga
Manajer Aset Global Franklin Templeton Ajukan Indeks Kripto ETF ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS
Pengumuman ini muncul di tengah serbuan institusional ke kripto, aset digital, dan teknologi blockchain, karena infrastruktur keuangan tradisional mengintegrasikan jalur digital untuk mempersiapkan ekonomi yang mengutamakan internet. Pasar beralih ke produk indeks kripto sebagai respons terhadap kompleksitas yang semakin meningkat.
Menurut kepala aset digital di manajer aset WisdomTree Will Peck dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) indeks kripto, yang melacak harga sekeranjang mata uang kripto, akan mendorong gelombang adopsi kripto berikutnya.
Produk indeks kripto menghilangkan kompleksitas teknis dalam menganalisis berbagai aset digital, termasuk token di berbagai sektor, sehingga ideal bagi investor pasif yang mencari eksposur kripto, kata Peck kepada Cointelegraph.
Baca Juga
Indodax–KFC Hadirkan Diskon Paket Hemat, Dekatkan Kripto dengan Gaya Hidup Anak Muda
Pada Sabtu pagi waktu Asia terdapat 29,66 juta mata uang kripto yang terdaftar di CoinMarketCap, dengan lebih banyak token yang terdaftar setiap hari.
Sementara itu, kepala investasi di Bitwise Matt Hougan memiliki pandangan yang sama. Ia pun mengaku sangat bersemangat untuk pertumbuhan produk indeks kripto pada tahun ini.
Permintaan untuk instrumen investasi ini akan didorong oleh investor yang mencari alokasi kripto pasif kecil yang tidak dapat berkomitmen pada analisis mendalam di sektor yang terus berkembang ini.
“Pasar semakin kompleks, dan kasus penggunaannya semakin banyak,” kata Hougan.

