Kinerja Lanjutkan Pertumbuhan, Sinerco (SICO) Siap Gelontorkan Dividen
JAKARTA, investortrust.id - Emiten kompresor dalam industri minyak dan gas, PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) atau Sinerco, menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 119,81 miliar pada 2025. Angka tersebut menujukkan pertumbuhan sebanyak 12% dari target tahun 2024 senilai Rp 107,26 miliar.
“Kami juga mengincar pertumbuhan EBITDA sebanyak 7% menjadi Rp 15,9 miliar tahun depan, dibandingkan targe tahun 2024,” ujar Direktur Utama SICO Benny Nurdin dalam paparan publik di Jakarta, Senin (2/12/2024).
Baca Juga
Bidik Dana hingga Rp 1,03 Triliun, Delta Giri (DGWG) Rancang IPO 25% Saham
Guna mencapai target tersebut, dia mengatakan, perseroan menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya, menaikkan compressor fleet utilization menjadi 83% dari posissi sekarang 69% dan memperkenalkan mini gas compressor dengan penggerak motor listrik. Hal ini dinilai dapat meningkatkan operasi, efisiensi, sekaligus mengurangi emisi karbon. “Langkah ini juga bagian dari target pemerintah untuk net zero emission,” ujar Benny.
Selain itu, dia mengatakan, Sinerco akan fokus menjajaki peluang bisnis selain penyewaan mini gas compressor dan SPBU.
Sementara itu, Direktur Keuangan SICO Vita Diani Satiadhi mengatakan, hingga kini, belanja modal atau capital expenditure (capex) yang diserap telah mencapai sebesar Rp 44,4 miliar, sekitar 78-80% dari target yang telah disampaikan hingga akhir tahun 2023.
Dana tersebut, terang dia, dimanfaatkan untuk pelunasan atas tanah di Palembang, realisasi workshop, pembelian kendaraan operasional di site, dan juga revitalisasi beberapa unit dari compressor milik Perseroan, serta pembangunan SPBU pada anak perusahaan.
Baca Juga
Investor Global Optimistis dengan Komitmen Indonesia terhadap Iklim Investasi
Terkait kinerja keuangan tahun ini, dia mengatakan, optimistis bertumbuh sampai akhir tahun, sehingga manajemen akan membagikan dividen final tahun buku 2024 yang besarannya akan diumumkan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Sebagai catatan, SICO telah mencatatkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 72,65 miliar hingga kuartal III 2024 atau naik tipis 1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 72,22 miliar. Lebih lanjut, laba bersih perseroan bertumbuh sebesar 5% menjadi Rp 8,66 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 8,25 miliar.
Grafik Saham SICO

