Di Tengah Melonjaknya Pasar Global, China Mau Batalkan Larangan Kripto?
JAKARTA, investortrust.id - Saat Amerika Serikat (AS) berlomba-lomba untuk membangun dirinya sebagai pusat kripto global, China dapat menghadapi tekanan untuk menyesuaikan kebijakannya. Jika China benar-benar melonggarkan larangan kripto, dampaknya pada pasar kripto global bisa sangat besar, membuka jalan baru untuk investasi dan adopsi di seluruh Asia.
Meskipun pembalikan kebijakan yang lengkap tidak pasti, para pemimpin industri seperti Xiao Feng, CEO dan Ketua bursa kripto HashKey yang berbasis di Hong Kong percaya bahwa pergeseran dalam ruang kripto China semakin mungkin terjadi. Hal itu melansir CoinPedia News, Kamis (14/11/2024) terutama karena ekonomi utama berupaya memanfaatkan potensi pertumbuhan sektor tersebut.
Menyusul kemenangan pemilihan Donald Trump di AS, komentar Feng telah memicu spekulasi pasar, terutama karena kemenangan Trump telah dianggap sebagai pemicu lonjakan kripto global dan mendorong minat baru pada aset digital di seluruh Asia.
Apakah Efek Trump Berlanjut di China?
Agenda pro-kripto Donald Trump telah memicu antusiasme di seluruh industri, dengan Bitcoin mencapai rekor tertinggi US$ 93.000-an dan kapitalisasi pasar kripto global baru-baru ini melampaui US$ 3 triliun. "Efek Trump" ini didorong oleh ekspektasi bahwa kebijakannya akan mengatasi hambatan regulasi untuk kripto di AS, yang berpotensi memengaruhi negara lain, termasuk China, untuk mempertimbangkan kembali kebijakan restriktif mereka sendiri.
Menurut Feng, jika Kongres AS dan presiden memperjelas kebijakan kripto, itu akan menjadi kekuatan pendorong bagi Tiongkok untuk menerima mata uang kripto. Meskipun China saat ini melarang perdagangan dan penambangan kripto, Feng yakin peristiwa global, seperti sanksi yang dipimpin AS terhadap Rusia, dapat memengaruhi China untuk memikirkan kembali keputusannya. Alih-alih menunggu lima atau enam tahun, Tiongkok kini dapat menerima kripto dalam waktu dua tahun karena tekanan ini.
Baca Juga
Biaya Transaksi Naik, Asosiasi Konsumen Kripto: Perlindungan Konsumen Perlu Lebih Diperhatikan
Sementara itu, langkah-langkah ekonomi China baru-baru ini, yang mencakup peningkatan penerbitan utang dan pemberian dukungan bagi warga berpenghasilan rendah, telah menambah spekulasi. Beberapa analis melihat langkah-langkah ini sebagai sinyal bahwa China pada akhirnya dapat melonggarkan kebijakan kriptonya. Pergeseran ekonomi ini, dikombinasikan dengan potensi kejelasan regulasi di AS, mungkin membuat sikap regulasi China sendiri terhadap kripto lebih fleksibel di tahun-tahun mendatang

