Bos JFX Prediksi Price Discovery Olein Bisa Tercapai Dalam 5 Tahun ke Depan
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) optimistis pembentukan harga (price discovery) terhadap komoditas olein dalam waktu lima tahun mendatang akan tercapai.
Palm olein ialah minyak goreng yang dibuat dari kelapa sawit. Olein merupakan salah satu minyak terbaik untuk menggoreng karena sifatnya yang tidak berubah pada tingkat suhu yang tinggi.
Sebagian besar olein yang diproduksi Indonesia digunakan untuk konsumsi dalam negeri. Hal ini membuat keberadaan kontrak berjangka olein menjadi penting baik sebagai sarana lindung nilai (hedging), maupun sebagai sarana jual-beli minyak goreng itu sendiri.
Baca Juga
JFX Optimistis Program Hilirisasi Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 8%
Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, komoditas olein ini juga banyak dalam mata rantai di progam hilirisasi sampai ke end user. Ia memperkirakan dengan adanya kolaborasi Bursa Berjangka Jakarta secara lokal dan global, maka dalam lima tahun ke depan pembentukan harga olein bisa tercapai.
"Saya memperkirakan dalam lima tahun ke depan, itu (price discovery olein) bisa terjadi sebuah yang patut diperhitungkan untuk menjadi sebuah price discovery yang di harga olein," kata Stephanus dalam wawancara bersama investortrust.id di Kantor Investortrust, The Convergence Indonesia, Jakarta, Rabu (13/11/2024).
"Kalau saya bisa perhitungkan secara presentasi, kita ini sedang lagi berupaya untuk mencapai 100% (price discovery). Kalau secara presentasi saat ini, saya bisa katakan sudah ke level di atas 50%. Perjalanan untuk mencapai ke 100%," sambungnya.
Baca Juga
Optimitis tersebut tentunya didorong oleh langkah strategis BBJ yang terus berkomitmen untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan mengenai komoditas olein.
"Kebetulan Bursa Berjangka Jakarta tidak ada kontrak minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Kita kontraknya olein, saat ini kami sudah telah mengakselerasi komoditas olein ini sejak dua tahun lalu. Kami sangat antusias untuk memperkenalkan, mengedukasi, mensosialisasikan mengenai olein," ujar dia.
Kontrak berjangka olein 100 kilogram yang bernilai lebih kecil diharapkan bisa menjadi sarana hedging yang lebih mudah disesuaikan kelipatannya untuk mendapatkan nilai setara dengan kebutuhan hedging aktual. Periode transaksi kontrak ini adalah enam bulan untuk tiap-tiap bulan kontrak yang diperdagangkan. Pada saat jatuh tempo, pelaku pasar bisa memilih untuk melakukan serah terima sesuai ketentuan yang berlaku.

