BCA (BBCA) Bagikan Dividen Interim Rp 6,16 Triliun, Simak Jadawal Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membagikan dividen interim tahun buku 2024 senilai Rp 6,16 triliun. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 50 per saham. Total dividen tersebut lebih besar, dibandingkan dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 5,23 triliun.
Kelapa Grup BBCA Linda Chandrawati mengatakan, sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 9 November 2024 diputuskan pembagian dividen senilai Rp 6,16 triliun.
Baca Juga
Laba BCA Tembus Rp 41,1 Triliun di Kuartal III 2024, Naik 12,8%
“Dividen Rp 50 per saham tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 11 Desember 2024. Sedangakn tanggal cum dividen ditetapkan pada 20 November 2024,” tulisnya dalam pengumuamn resminya di Bursa Efek Indonesi (BEI), Selasa (12/11/2024).
Pembagian dividen ini didasarkan atas torehan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 41,07 triliun hingga kuartal III-2024. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 232,30 triliun dan total ekutias Rp 255,96 triliun.
Baca Juga
BCA Optimistis Prospek Kredit Positif, Tapi Cenderung Moderat
Sebelumnya, Corporate Secretary BCA Raymon Yonarto mengatakan bahwa BCA berkomitmen untuk terus memberikan dividen dengan nilai terus meningkat dari waktu ke waktu. "Kita dari waktu ke waktu komit untuk memberikan dividen yang terus meningkat," ujarnya beberapa waktu lalu.
Berdasarkan catatan, BCA menetapkan total dividen tunai tahun buku 2023 senilai Rp 33,28 triliun atau Rp 270 per saham. Angka tersebut mencerminkan rasio dividen 68,48% dari perolehan laba bersih tahun 2023. Nilai dividen tunai per saham itu mencatatkan kenaikan 31,7%, dibandingkan dividen tunai tahun buku 2022.
Grafik Saham BBCA

