Cemindo (CMNT) Optimistis Program 3 Juta Rumah Dongkrak Penjualan Semen hingga 8%
JAKARTA, investortrust.id – PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) mendukung program pembangunan 3 juta rumah baru yang dicanangkan pemerintah. Program yang diharapkan dimulai pada awal tahun 2025 dapat mendongkrak volume penjualan semen sekitar 6%-8%, serta mendukung stabilitas harga semen.
Manajemen Perseroan menambahkan bahwa pemangkasan suku bunga acuan 50 basis poin oleh The Fed dan 25 basis poin oleh Bank Indonesia pada bulan September juga telah memberikan katalis positif bagi industri semen, dengan potensi penurunan suku bunga KPR dan peningkatan aktivitas infrastruktur dan properti.
Adapun, industri semen diperkirakan akan terus tumbuh hingga akhir tahun 2024, didukung oleh aktivitas manufaktur yang kembali normal pasca-pemilu dan dimulainya pemerintahan baru.
“Komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan ibu kota baru juga meningkatkan optimisme bagi para pemangku kepentingan industri,” tulis manajemen Perseroan dalam keterangannya yang dikutip Selasa, (5/11/2024).
Baca Juga
Sektor Konstruksi Kekurangan Tenaga Kerja Terampil, CMNT Ungkap Penyebabnya
Di samping itu, CMNT mengatakan bahwa industri semen menunjukkan pemulihan dengan volume penjualan semen nasional di Indonesia tumbuh 31% pada kuartal III 2024 dibandingkan kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan permintaan semen kantong dan curah, khususnya di Sumatera dan Jawa. Secara keseluruhan, pasar domestik mencatat pertumbuhan moderat sebesar 0,82% per September 2024, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Hal tersebut sejalan dengan capaian volume penjualan Cemindo yang tumbuh sebesar 37% pada kuartal III 2024 dengan penjualan semen kantong meningkat sebesar 42%, sebagian besar didorong oleh permintaan di pasar regional Sumatera.
Lebih lanjut, Cemindo membukukan pendapatan sebesar Rp6,49 triliun pada kuartal III 2024 atau melemah 5,34% dari Rp 6,86 triliun periode yang sama tahun lalu, dengan kontribusi segmen klinker dan semen sebesar 92% dan semen hilir sebesar 8%.
Semen hilir tumbuh sebesar 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan peningkatan penjualan sebesar 24% dan kenaikan EBITDA sebesar 60%.
Baca Juga
Cemindo (CMNT) Siapkan Strategi Ini untuk Dongkrak Kinerja ke Depan
Untuk itu, Cemindo tetap berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya di sektor bangunan dan material.
“Cemindo tetap fokus mengembangkan bisnis derivatif semen sebagai pilar pertumbuhan baru sekaligus berkomitmen pada inovasi dan praktik keberlanjutan yang bertanggung jawab. Dengan jaringan operasionalnya yang luas, Cemindo siap mendukung pembangunan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Grafik Harga Saham CMNT secara Ytd:

