Sektor Konstruksi Kekurangan Tenaga Kerja Terampil, CMNT Ungkap Penyebabnya
JAKARTA, investortrust.id - Industri konstruksi di Indonesia menghadapi tantangan besar di tengah berkembangnya proyek-proyek infrastruktur nasional.
Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) Nyiayu Chairunnikma menyatakan, kebutuhan akan tenaga kerja terampil di bidang konstruksi terus meningkat.
Data menunjukkan bahwa dari 12 juta pekerja konstruksi yang dibutuhkan, hanya 720 ribu yang telah bersertifikasi. Hal ini menciptakan kesenjangan besar dalam ketersediaan tenaga kerja berkualitas.
Walaupun dihadapkan dengan kebutuhan pekerja yang tinggi, Nyiayu menilai profesi dalam sektor ini seringkali dipandang kurang menarik oleh generasi muda dan lebih memilih karier di bidang teknologi seperti e-commerce atau telekomunikasi.
Baca Juga
Cemindo (CMNT) Siapkan Strategi Ini untuk Dongkrak Kinerja ke Depan
“Karier di sektor konstruksi sekarang jauh lebih bervariasi. Ini bukan hanya soal pekerjaan fisik, tapi juga tentang teknologi dan inovasi. Generasi muda memiliki kesempatan untuk berkontribusi di banyak sektor, mulai dari teknisi, analis, hingga konsultan di startup yang berfokus pada konstruksi dan IT,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (30/10/2024).
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung perkembangan industri ini, Nyiayu menambahkan, CMNT selaku perusahaan yang bergerak dalam konstruksi juga terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih berkelanjutan.
Terlebih lagi, tren konstruksi hijau dan perkembangan teknologi juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dengan cara yang lebih modern.
“Kami menyadari bahwa dengan melibatkan generasi muda yang melek teknologi, industri konstruksi bisa berubah menjadi lebih dinamis dan relevan. Peluang karir di sektor ini semakin terbuka, baik di lapangan maupun di balik layar dengan dukungan teknologi terbaru,” paparnya.
Sebagai informasi, emiten semen PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) atau yang dikenal dengan brand Semen Merah Putih turut mendukung pemenuhan tenaga kerja bersertifikasi sebagai komitmen atas peningkatan kualitas dan penerapan standar nasional.
Baca Juga
Semen Merah Putih (CMNT) Perpanjang Kerja Sama Operasi dengan Bosowa
Nyiayu juga menegaskan pentingnya kolaborasi multi-helix yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, industri, dan asosiasi, dalam upaya meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikasi.
Ke depannya, CMNT memaparkan bahwa akan terus berinovasi dalam pengembangan produk yang efisien dan keberlanjutan untuk kepentingan industri konstruksi. Inovasi tersebut dimaksudkan untuk mendukung transformasi industri konstruksi di Indonesia.
“Kami percaya bahwa dengan inovasi, kerja sama yang solid, dan komitmen terhadap kualitas, Semen Merah Putih dapat turut serta membawa industri konstruksi Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan berkualitas tinggi,” pungkasnya.

