Cemindo (CMNT) Siapkan Strategi Ini untuk Dongkrak Kinerja ke Depan
JAKARTA, investortrust.id – PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) akan memfokuskan pengembangan pasar lebih luas untuk mendorong pertumbuhan kinerja keuangan ke depan. Sedangkan sentiment positif penurunan tingkat suku bunga diharapkan berimbas positif terhadap peningkatan permintaan semen tahun ini.
Sepanjang tahun 2024, pasar semen domestic menghadapi beberapa tantangan, seperti ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas pada semester I 2024. Meski demikian, Cemindo Gemilang (CMNT) atau yang dikenal dengan brand Semen Merah Putih optimistis untuk mengatasi sejumlah tantangan tersebut dengan melakukan sejumlah upaya.
Baca Juga
Kebutuhan Tinggi, Semen Merah Putih (CMNT) Sertifikasi Pekerja Konstruksi di IKN
“Kami terus melakukan berbagai upaya untuk terus beradaptasi agar mampu mengoptimalkan kinerja dan menghadapi tantangan tersebut,” ujar Communication and Stakeholder Management PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) Pahruli saat dihubungi investortrust.id, baru-baru ini.
Hingga akhir tahun ini, Pahruli mengatakan, CMNT akan berinovasi serta fokus pada pengembangan pasar yang lebih luas. Selain itu, CMNT secara aktif memantau perkembangan situasi global dan menyesuaikan strategi bisnis kami agar tetap relevan dan kompetitif dalam pasar.
Berdasarkan perkiraan Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen domestik di Indonesia diproyeksikan tumbuh 3% pada tahun 2024 oleh. Hingga paruh pertama, konsumsi semen domestik tumbuh 1,4%. Guna mengejar target pertumbuhan 3% ditargetkan penguatan pesat penjualan semen pada paruh kedua tahun 2024 didukung percepatan mega proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Baca Juga
“Komitmen keberlanjutan pemerintah pada pembangunan infrastruktur yang inklusif di seluruh Indonesia akan meningkatkan efektivitas rantai pasokan, meningkatkan aksesibilitas, dan mengatasi kesenjangan logistik,” ujar manajemen CMNT dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (30/9/2024).
Di sisi lain, peluang penurunan suku bunga di Amerika Serikat pada Semester II 2024 ini dinilai dapat menjadi katalis positif terhadap industri properti dengan harapan pulih lebih cepat. Dengan demikian permintaan pasar semen domestik akan meningkat dan mengurangi tekanan pada harga jual semen, sehingga akhirnya bisa mengerek kinerja keuangan perseroan pada paruh kedua 2024.
Cenderung Stabil
Terkait kinerja keuangan CMNT tahun ini, dia mengatakan, diprediksi relatif stabil, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Hal ini sejalan dengan kondisi industri semen domestik yang secara umum masih menghadapi tantangan dan ketidakpastian ekonomi global,” pungkas Pahruli.
Hingga semester I-2024, perseraon telah mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,2 triliun atau turun sebanyak 4% secara tahunan (yoy). Manajemen CMNT mengungkap bahwa penurunan ini akibat pelemahan kinerja sektor semen Indonesia dan Vietnam, meskipun hasil positif dilaporkan dari entitas anak Perseroan, dengan kontribusi terbesar dari bisnis turunan semen mencakup beton siap pakai dan pra-cetak dengan kenaikan penjualan sebesar 15% dan EBITDA yang meningkat sebesar 8% secara tahunan.
Grafik Saham CMNT

